Electro Competition 2016, Tingkatkan Pengetahuan Teknologi melaui Kompetisi Robot

2. Iker- salah seorang peserta lomba saat mempersiapkan robotnya

Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) Fakultas Teknik Untad langsungkan kompetisi robot yang dibingkai dalam Electro Competition 2016, di Gedung IT Center Universitas Tadulako, pada Sabtu (01/10). Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan minat para pelajar dan mahasiswa terhadap teknologi, diikuti oleh 22 tim yang terdiri dari pelajar SD, SMP, dan SMA se-kota Palu, serta mahasiswa jurusan teknik Mesin, Tim Robotek, dan satu tim asal Makassar.

Dengan mengusung tema, “Teknologi Cerdas untuk Masa Depan yang Dinamis,” kegiatan ini dikonsepkan dengan model Line Follower Competition, yang menghadirkan dosen dan wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik, Dr. Zefitni, MT, pada acara pembukaan.

Ditemui di lokasi kegiatan, Dr. Zefitni berharap dengan adanya kompetisi robot ini, minat terhadap teknologi semakin meningkat. “Sesuai dengan tema kegiatan, untuk menyongsong teknologi masa depan, kegiatan ini cukup membantu mewujudkan teknologi cerdas di masa depan. Saya berharap keberadaan robot ini mampu membantu perkembangan teknologi. Karena sebenarnya, robot di luar sana tidak hanya sekedar membantu tetapi menggantikan tugas-tugas manusia,” tutur Zefitni.

Zefitni juga berharap kegiatan ini terus dikembangkan, sebagaimana perkembangannya sejak tahun 2015. “Saya juga berharap pada adik-adik mahasiswa Teknik Elektro terus mengembangkan kegiatan ini. Melihat sejak 2015 kegiatan ini telah dimulai, dan berkembang di tahun ini,” tambah Zefitni.

Moh. Zulfikar (2014), ketua panitia Electro Competition 2016, mengatakan bahwa model kompetisi ini adalah adu cepat dan puzzle. “Nanti dua robot akan diadu cepat sampai finish dengan mengikuti garis hitam dan putih, juga melewati rintangan-rintangan,” ucap Zulfikar.

Zulfikar juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Dies Natalis HME untuk meningkatkan penguasaan teknologi di kota Palu. “Kegiatan ini tidak hanya berguna untuk mahasiswa atau peserta lomba saja. Tetapi juga untuk masyarakat agar menguasai teknologi di kota Palu,” tutup Zulfikar.ikr