KKN AKAN SETETERUSNYA 1 BULAN

Melihat banyak respon positif dari masyarakatpada pelaksanaan KKN angakatan 74, maka pelaksanaan KKN 1 bulan akan berlaku seterusnya., Hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untad, Ir Sagaf MP saat ditemui awak MT di Ruangannya.

Pemberlakuan KKN 1 bulan ini telah telah pula disertai dengan berbagai perubaga-perubahan sistem disesuaikan dengan waktu pelaksanaannya tersebut, khususnya dalam hal penetuan program-program yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa dilapangan.

“Jika sebelumnya yang melakukan observasi adalah mahasiswa, maka untuk konsep 1 bulan ini tidak lagi seperti demikian. Yang melakukan observasi tersebut adalah Dosen Pembimbing Lapanganbebrapa waktu sebelum mahasiswa yang akan turun KKN diberikan pembekalan.” Tutur Ir Sagaf.

Dalam sistem KKN 1 bulanini, mahasiswa juga diberi berbagai kemudahan,diantaranyayakni persyaratan mengikuti KKN yang sebelumnnya harus menyelesaikan 110 SKS mata kuliah, maka kini direduksi menjadi 100 SKS saja, sistem pendafatarannya puntelah menggunakan sistem On-lineyang terhubung langsung ke data base Untad.

Masih menurut Ir Sagaf, untuk KKN angkatan 75 dan seterusnya akan dilakukan perbaikan khususnya yang bersifat mekanisme mulai dari pendaftaran, hingga pada saat dilapangan.

“Kemungkinan, observasi dilapangan akan mengerahkan lebih banyak tim dosen. Mengingat ada desa-desa yang memiliki wilayah cukup luas, meningkatkan kerjasama dengan kementrian sebagaiamana yang telah terbangun di angkatan 74, penguatan basis profesional DPL sehingga mampu bertanggungjawab terhadap mahasiswa sejak tahap pembekalan hingga pemberian nilai serta pembuatan jadwal pelaksanaan KKN setahun, sehingga mahasiswa bebas memilih waktu untuk melakukan KKN.” Pungkasnya.

Sementara itu, Dr Vita Yanti Fattah SE Msi selaku Ketua Panitia KKN 74 mengatakan, pelaksanaan KKN 1 bulan merupakan sistem yang bagus dan sangat efektif.

“Dalam pelaksanaan KKN 1 bulan ini, mahasiswa telah membuat tahapan proses untuk setiap program kerjanya selama 26 hari. Masing-masing mahasiswa memperoleh total jam kerja sejumlah 181 jam. Sehingga selama 1 bulan dilokasi KKN, mahasiswa pada akan kegiatan dan tidak ada waktu yang terbuang sia-sia. Ini merupakan perbedaan sistem KKN 1 bulan dengan yang sebelumnya.” Jelas Dr Vita.

Tujuan kurikulum KKN dengan sistem ini adalah menambah pengetahuan mahasiswa dengan melakukan dan menerima pendidikan di masyarakat untuk menjadi pengetahuan tambahan dengan menyelsaikan problem di masyarakat. Dalam penyelesaian problem tersebut, mahasiswa dapat menggunakan metode sesuai sesuai disiplin ilmunya sebagai ciri khas dari mahasiswa yang bersangkutan.

 

“Mahasiswa harus cerdas memilih waktu ber-KKN. Bukan sekedar ikut-ikutan.Jangan sampai mata kuliah 1 semester dengan bobot 20 SKS, di korbankan untuk KKN satu bulan yang bobotnya hanya 4 SKS.”

Ir Sagaf MP

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here