Pemuda Tadulako Belajar di Negeri Tirai Bambu

arasy

Perjuangan pemuda Indonesia, dewasa ini berbeda dengan perjuangan pemuda Indonesia di masa lampau. Jika dulu pemuda di negeri kita berjuang dengan berperang untuk memerdekakan bangsa ini, maka lain halnya sekarang. Pemuda Indonesia hari ini berjuang dengan cara belajar dan meraih prestasi setinggi mungkin.

Salah satu pemuda Tadulako yang membanggakan tahun ini adalah Arasy Hairul. Alumni Prodi Bahasa Inggris FKIP Untad ini baru saja kembali dari Negeri Tirai Bambu. Selama berada di Negeri Cina, Aras berkesempatan mengunjungi tiga kota yakni Beijing, Ningxia, dan Shanghai. Kunjungan yang berlangsung sejak tanggal 21-30 September tersebut, selain memberi kesempatan kepada Aras dan kawan-kawan mengunjungi beberapa tempat seperti PT Hong Shan Sen, Forbidden city, Museum, Taman Wirausaha E-Commerce Ningxia-Zhejiang hingga tembok cina, Aras dan puluhan duta indonesia lainnya juga mendapatkan pengalaman, sekaligus pelajaran berharga dari tempat-tempat yang dikunjunginya. Salah satunya ketika mengunjungi Youth Center For International Exchange.

14568023_1104858486218039_60110194430422769_nKetika mengujungi Institusi yang merupakan pusat atau kantor kepemudaan di negeri Cina, Aras melihat banyak atlit muda yang sedang berlatih. Menurut Informasi yang di dapatkannya, para atlit tersebut berlatih sudah bertahun-tahun lamanya. Dukungan dari pihak pemerintah cina, juga membuat kerja keras para atlitnya kerap kali  membuahkan hasil yang memuaskan di setiap perlombaan.

“Ketika berkunjung di pusat kepemudaan Cina, kami mendapatkan pelajaran yang berharga. Sebab kami melihat bagaimana para pemuda disana bekerja keras dengan berlatih hingga bertahun-tahun lamanya. Salah satunya para atlit renang. Dukungan dari pemerintah Cina, baik dari segi materil maupun moril membuat kerja keras atlitnya, tidak mengherankan jika kemudianmembuahkan hasil yang memuaskan,” Tutur Founder Paluroa Project.

Pengalaman dan pelajaran berharga yang didapatkan selama berada di Cina, membuat Aras ingin mencontoh semangat generasi muda tiongkok. Kesiapan pemerintah Tiongkok menyiapkan generasi mudanya menghadapi pasar dunia, menjadi semangat bagi Aras dan kawan-kawan untuk dapat memberikan terbaik pula bagi negeri Indonesia tercinta.

“Tiongkok tercatat menjadi salah satu negara yang mengirim banyak anak mudanya, untuk belajar ke luar negeri. Mereka menyiapkan generasinya untuk menghadapi pasar dunia dengan baik. Kerja keras dan semangat anak muda Tiongkok, pun membuat kami bersemangat untuk dapat mencontoh dan mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari” harap Aras. Rfj

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here