PKM 2017 : Mahasiswa Perlu Perhatian Khusus

Pudji Astutiek, saat memberikan arahan tentang PKM pada pembukaan PIM UntadUniversitas Tadulako siapkan strategi jitu dalam menyiapkan Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM) 2017. Salah satu strategi tersebut disampaikan Ir Pudji Astutiek MSi., pada event Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIM) Untad yang diselenggarakan Badan Riset Mahasiswa (BRM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), pada Sabtu (01/10) di Auditorium Untad.

Dalam sambutannya, Pudji Astutiek menyampaikan bahwa untuk mempersiapkan PKM 2017 dimulai dari pengelola PKM. Pengelola akan intens membina mahasiswa tentunya bekerja sama dengan tiap-tiap fakultas. “Kami selaku Pembina PKM siap melakukan pembinaan untuk menyongsong PKM 2016. Kami mengharapkan bisa bekerja sama dengan semua pihak, termasuk fakultas agar PKM dapat disosialisasikan dengan baik. Saya sebagai pengelola siap untuk ditanyai apa saja yang berkaitan dengan PKM,” ungkap Pudji Astutiek.

Pudji Astutiek juga mengatakan bahwa PIM ini menjadi cikal bakal PKM lebih baik lagi. Karena membaut proposal untuk PKM bukan sulapan. “Saya berharap kegiatan ini terus dilestarikan. Karena membuat proposal bukan seperti menyulap. Kesalahan yang sering dilakukan saat memasukan proposal PKM adalah kesalahan administrasi,” terangnya.

Senada dengan Pudji Astutiek, tentang peran fakultas yang turut mempersiapkan PKM 2017, Dr Ir Fadly Y. Tantu MSc, wakil Dekan Fakultas Peternakan dan Perikanan (Faperta), yang ditemui di ruangannya, pada Rabu (13/10) mengatakan bahwa yang mempersiapkan proposal PKM adalah fakultas. Sebab, tim-tim yang terbentuk harus didorong dari fakultasnya masing-masing. “Universitas itu koor bisnis adalah mahasiswa. Sehingga mahasiswa harus mendapat pelayanan dan perhatian yang lebih baik. Perhatian untuk meningkatkan pelayanan terhadap mahasiswa ini harus menjadi fokus utama, termasuk di tingkat fakultas,” jelas Fadly.

Fadly menambahkan bahwa untuk melayani mahasiswa diperlukan kebijakan yang merupakan misi dari tiap-tiap fakultas, yang harus digerakkan dan dijalankan. Misi ini harus menetes sampai pada dosen-dosen. Sehingga semua dosen punya misi untuk menggali kreativitas. Banyak pintu-pintu yang dimanfaatkan untuk mendorong kreativitas mahasiswa, termasuk keberadaan lembaga kemahasiswaan. Fakultas harus mendorong dan mengarahkan setiap lembaga kemahasiswaan untuk terlibat dalam PKM. Tiap-tiap pimpinan Fakultas harus mewajibkan seluruh lembaga kemahasiswaan untuk membuat program kerja yang kreatif.

“Keberadaan lembaga-lembaga kemahasiswaan tidak hanya hadir biasa-biasa saja. Tetapi harus dengan program-program kreatif. Sehingga pimpinan-pimpinan fakultas perlu mewajibkan lembaga mahasiswa untuk memiliki proposal PKM. Mereka yang tidak punya proposal, jangan diberikan dana banyak. Seperti di Fapetkan sendiri, kami mendorong lembaga-lembaga kemahasiswaan untuk melahirkan proposal-proposal PKM. Tahun ini setiap lembaga kemahasiswaan menghasilkan minimal 3-5 lembaga kemahasiswaan,” imbuh Fadly.

Fadly juga mengatakan bahwa untuk mewujudkan PKM 2017 lebih baik, perlu dilakukan sosialisasi bidang-bidang PKM ke fakultas-fakultas. Juga perlu adanya event tingkat universitas untuk merangsang PKM ini. Sehingga ada kompetisi tingkat Universitas. ikr

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here