Untad Terbitkan 10 Buku Ajar Baru

Penyerahan buku oleh Sekertaris Pusbang Dr Ir Dwi Sulistiawati, MP kepada pihak Perpustakaan Universitas (FOTO : WardatulNj/MT)
Penyerahan buku oleh Sekertaris Pusbang Dr Ir Dwi Sulistiawati, MP kepada pihak Perpustakaan Universitas (FOTO : WardatulNj/MT)

Pada senin (03/10) Pusbang PPMPP Untad resmi serahkan 10 buku ajar karya dosen Untad kepada Perpustakaan Universitas. Dalam pemaparannya Dr Ir Dwi Sulistiawati, MP selaku sekertaris Pusbang PPMPP menyebutkan bahwa buku hasil karya dosen Untad ini telah di sebar kebeberapa Perpustakaan, di antaranya Perpustakaan  Daerah, Perpustakaan Nasional dan Perpustakaan Universitas.

“10 macam buku ajar ini merupakan hasil dari pelatihan pembuatan buku ajar yang pernah di buat oleh Pusbang PPMPP pada tanggal 12 oktober 2015 kemarin. Kegiatan pelatihan kemarin diikuti oleh 25 dosen tiap fakultas yang telah memiliki draf buku. Hasil dari pelatihan itulah sehingga dapat diterbitkan sebanyak 10 judul buku ajar yang kemudian kami bekerjasama dengan Untad Press untuk menerbitkannya. Selanjutnya buku yang telah terbit ini kami sebar ke-3 Perpustakaan, yakni perpustakaan Nasional, Perpustakaan Daerah dan Perpustakaan Universitas Tadulako sendiri,” jelasnya.

Dalam pemaparannya pula, ia meyampaikan bahwa hal ini dapat menjadi stimulus baruuntuk para dosen di Untad agar lebih giat dalam berkarya sehingga dapat mengharumkan nama baik Untad. “Sesungguhnya lewat penerbitan buku ini, sangat diharapkan dapat menjadi stimulus baru bagi dosen agar dapat berkarya lebih banyak untuk Untad. Dan menerbitkan buku ajar seperti inilah salah satu cara berkarya. Sehingga kami berharap di kegiatan selanjutnya lebih banyak lagi dosen yang ikut sehingga buku yang akan diterbitkan juga semakin banyak,” pungkasnya.

Hal senada pula disampaikan oleh ketua Pusbang PPMPP Dr Marungkil Pasaribu MSc bahwa lewat penerbitan buku ini diharapkan dosen-dosen di Untad dapat lebih giat lagi berkarya bahkan jika perlu setiap dosen pengampuh mata kuliah harus memiliki buku ajarnya sendiri. Hal ini merupakan sebuah pendukung dalam proses ajar mengajar.

“Penerbitan 10 buku ajar ini diharapkan dapat menjadi sebuah stimulus bagi dosen-dosen se-Untad agar lebih giat lagi dalam bekarya, sehingga kedepannya diharapkan setiap dosen pangampuh mata kuliah memiliki buku ajar mereka sendiri  yang  mereka tulis sendiri” ungkap dosen Fisika itu. (Wrd)