Untad Ungguli UI dan UGM Dalam Seleksi OSN-Pertamina 2016

14055797_1437477509601278_1474917738_n_MG_5771Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) berhasil membawa nama Untad dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina untuk kategori Teori dan Proyek Sains. Mira Nofrianti K. Batalipu (Kimia 2014), berhasil mengungguli UGM untuk kategori Teori dan Faris Muhammad Gazali (Biologi 2014) mengungguli UI untuk kategori proyek sains dalam seleksi OSN-Pertamina, pada Jumat (14/10).

Tim proyek sains Biolog FMIPA dengan judul Proposal “Biohydrogen Production By Utilizing”, yang diketuai Faris Muhammad Gazali, berhasil membawa Untad masuk 45 besar dengan mendapatkan juara 3 tingkat nasional mengungguli UI yang mendapatkan peringkat ke-5.

Faris mengungkapakan bahwa timnya masih harus melalui tahap wawancara agar bisa benar-benar dinyatakan lolos. “Itu masih tahap kualifikasi proposal saya dapat juara 3, masih lewat satu tahap wawancara lagi. Nah setelah itu, baru bisa ditentukan 15 tim yang akan ke nasional, pertarungan sebenarnya disitu. Jadi kemarin itu, baru diranking berdasarkan seleksi proposal,” ungkapnya.

Sementara, Mira awalnya merasa kaget dengan informasi yang sampaikan, sebab info awalpun dia dapatkan dari teman. “Saya tidak percaya kalau saya bisa lolos. Dan ternyata di Kategori teori ini saya masuk 11 besar dan mendapat peringkat 6,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa, di tahap selanjutnya, ia akan berusaha lebih maksimal lagi. Peringkat ini bukan hasil akhir, sebab nantinya masih akan berkompetisi di panggung nasional lagi. Ia berharap dukungan dan doa keluarga besar Universitas Tadulako agar dapat memberikan yang terbaik.

“Mohon doa dan dukungannya, agar di tahap selanjutnya saya dan Faris bisa menampilkan yang terbaik di tahap selanjutnya, sehingga bisa memberikan hasil maksimal untuk Universitas Tadulako,” imbuhnya.

Ketua jurusan Kimia, Dr. Ruslan, M.Si mengungkapkan bahwa ia bangga atas prestasi Mira dan jurusan siap membantu membimbing. “ saya senang dengan prestasinya yang bisa lolos ketingkat nasional dan kami juga dari pihak jurusan, jika dia meminta bimbingan Khusus, kami siap memberikan bimbingan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dr. Rustan Effendi, S.Si M.Si, selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA menjelaskan bahwa ia sangat mengapresiasi keberhasilan mahasiswa FMIPA yang berhasil membawa nama Untad ketingkat nasional, terutama kepada Faris dan timnya dalam proyek sains. “Yang jelas saya memberikan apresiasi tertinggi kepada mahasiswa MIPA yang berhasil lolos dalam seleksi baik teori maupun proyek sains. Tapi satu hal yang paling membanggakan untuk proyek sains mahasiswa MIPA ini dalam hal ini mahasiswa Untad ternyata berhasil mendapatkan juara 3. Nah ini sangat membanggakan, ini juga membuktikan ternyata kita bisa berada dilevel atas,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa fakultas siap membantu memberikan pendampingan dan juga akan siap memberikan dana akomodasi. “Kita siap memberikan pembimbingan terutama kepada proyek sains karena jika mereka lolos di seleksi selanjutnya, mereka akan dipanggil ke Jakarta dan akan dipamerkan disana yang penelitiannya dikategorikan hal yang baru. Sedangkan untuk teori, 11 besar itu akan diseleksi di Jakarta. Untuk biayanya akan ditanggung panitia OSN sendiri yaitu dari pihak pertamina dan UI, tapi jika memang tidak ditanggung, kita siap membiayai mereka,” imbuh dosen Fisika itu. Vv