Belmawa Lakukan Monev Di Untad

Lina Nur Hidayati (Tim Dirjen Belmawa 2016) saat menyampaikan tujuan diadakannya monev
Lina Nur Hidayati (Tim Dirjen Belmawa 2016) saat menyampaikan tujuan diadakannya monev

Selasa (15/11)-Lina Nur Hidayati, staf  Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) 2016 sambangi Universitas Tadulako (Untad) dalam agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) program kemahasiswaan yang sedang berjalan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof  Dr Sutarman Yodo, SH MH, Kabag Kemahasiswaan:  Drs I Gede Surata Msi, Kasubag Program Kesejahteraan Mahasiswa (PKM) : Ruswadi Dj Skom MM, , Koordinator Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM) : Ir Pudjie Astutiek, dan beberapa staf kemahasiswaan, serta beberapa perwakilan mahasiswa yang mengikuti program Dirjen Belmawa. di antaranya perwakilan lomba Debat Bahasa Inggris, PKM, Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas), Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Penerima Beasiswa Bidik Misi, Beasiswa Adik Papua, Kontes Robot, Kontes Mobil, Peserta Pelatihan Calon Pelatih Audit Internal, Mahasiswa Berprestasi (Mawapres), Temu Bidik Misi Nasional, dan Pertukaran Mahasiswa Nusantara (Permata).

Monev ini bertujuan (1) untuk meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa. Dengan meningkatkan kualitas mahasiswa di bidang akademik, Dirjen Belmawa berharap ada loyalitas dan semangat untuk membangun daerah masing-masing. (2) Agar semua mahasiswa bisa bersaing di negara sendiri, melihat para pemuda-pemuda asing mulai berdatangan di Indonesia.

Dalam penyampaiannya, Prof Sutarman menyarankan kepada mahasiswa untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan program yang sedang mereka ikuti, agar menjadi catatan perbaikan untuk Dirjen Belmawa ke depan. “Pada anak-anakku mahasiswa, jangan takut-takut untuk bertanya atau menyampaikan kendala-kendala dan hal-hal lain yang ingin disampaikan. Saran-saran kalian dapat dijadikan perbaikan bagi Dirjen Belmawa. Sampaikan saja pada ibu Lina. Meski nantinya juga ada kuesioner yang harus kalian isi,” ucap Prof Sutarman.

Lina Nur Hidayati menyampaikan bahwa kehadirannya tidak untuk menilai tetapi melihat sejauh mana Universitas menjalankan program-program yang ditawarkan Belmawa. “Kehadiran saya tidak untuk menilai, tetapi melihat sejauh mana program-program Dirjen Belmawa dimanfaatkan, dan tepat sasaran serta efektif, atau tidak,” tutur Lina.

Ungkap Lina, sejumlah program tersebut diluncurkan Dirjen Belmawa dalam rangka meningkatkan pembelajaran Perguruan Tinggi (PT). Sehingga kritikan dan masukan saat monev, menjadi bahan perbaikan program-program Dirjen Belmawa ke depan.

“Untad termasuk salah satu PT yang paling banyak mengikuti program-program Dirjen Belmawa. Tugas kami selanjutnya adalah mengevaluasi sejumlah kegiatan atau program-program yang diikuti PT termasuk Untad. Jadi, kami mohon bantuan teman-teman untuk memberikan masukan dan kritikan pada kami. Karena masukan ini akan digunakan pak Dirjen untuk tahun mendatan. Misalnya bagi penerima beasiswa Bidik Misi,  apakah dana 600 perbulan itu kurang atau harus disesuaikan dengan daerah masing-masing, atau bagaiman,” tutup Lina. ikr