Fakultas Teknik Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum

1. workshop kurikulum teknik 1Menindaklanjuti surat edaran Dikti nomor 255 /B/SE/VIII/2016 tentang Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi, Fakultas Teknik Untad, gelar Workshop, Senin (14/11) di Gedung dekanat Teknik.

Workshop Revitalisasi Kurikulum dan Pengkodean Mata Kuliah, diikuti oleh seluruh staf pengajar yang ada dilingkungan Fakultas Teknik.  Membahas poin-poin yang diamanatkan dalam surat edaran Dikti, seperti amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 35 ayat 2 tentang kurikulum. Yang menyatakan bahwa Kurikulum Pendidikan Tinggi dikembangkan oleh setiap Perguruan Tinggi sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) untuk setiap Program Studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, dan keterampilan.

Dr Eng Andi Rusdin ST MT MSc, ketua pelaksana kegiatan, menjelaskan poin-poin dalam surat edaran Dikti. Wakil Dekan bidang Akademik tersebut bahkan mencontohkan dengan pendekatan mata kuliah di jurusan Teknik Sipil yang merupakan bidangnya. Ia mengatakan bahwa, pihaknya akan meninjau mata kuliah apa saja yang bisa mendukung standar kompetensi yang harus dicapai oleh calon lulusan Teknik.

“Contohnya di Jurusan Teknik Sipil, salah satu capaian kompetensi yang harus diraih untuk standar S1, seperti kemampuan akademik pembangunan pondasi, itu harus disesuaikan dari sekarang. Mata kuliah apa saja yang mendukung untuk capaian kompetensi tersebut,” terang mantan Inbound Coordinator, International Office Untad.

Meski sudah memikirkan dan memilah mata kuliah apa saja yang akan diajarkan untuk membuat kurikulum baru, namun diakui Andi Rusdin pihaknya untuk saat ini masih akan menggunakan kurikulum yang ada. Tetapi target untuk menyiapkan materi pendukung untuk capaian kompetensi bagi lulusannya, diakuinya sudah mulai dipersiapkan.

“Untuk saat ini kita masih menggunakan kurikulum yang ada. Tetapi dari sekarang tim penyusun sudah memikirkan mata kuliah apa saja yang bisa mendukung untuk capaian kompetensi lulusan kami. Ke depan, diharapkan lulusan Untad sudah mendapatkan sertifikat kompetensi selain ijazah,” tutup  Wakil Dekan Bidang Akademik itu. RFJ

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here