OTORITER TADULAKO IKUTI KMHE 2016

1-kmhe

Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Tadulako (Untad), yang tergabung dalam OTORITER (Otomotif Riset Engineer) Tadulako, ikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2016 dengan dua kategori mobil : Kategori Urban concept dan kategori prototype, di Yogyakarta pada Senin s/d Kamis (01-4/11).

OTORITER Tadulako terhitung 3 kali mengikuti kontes mobil, 2 di antaranya adalah KMHE. KMHE yaitu kompetisi berskala nasional oleh DIKTI dengan membuat kendaraan berbahan bakar irit di kalangan mahasiswa. Peserta ditantang mendesain dan membuat kendaraan masa depan yang hemat energi kemudian melombakan kendaraan tersebut antar Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia.

Kategori Urban concetp dan  prototype conceptterbagi dalam kelas bensin, Etanol, dan kelas diesel. Urban concept adalah kendaraan roda empat bertenaga energi fosil yang tampilannya mirip mobil pada umumnya dan sesuai untuk pemakaian pada jalan umum. Sedangkan Prototype concept  adalah kendaraan masa depan dengan desain khusus yang memaksimalkan aspek aerodinamika untuk keperluan lomba.

Tahun ini Tercatat 160 PT yang mendaftar, 50 diantaranya dinyatakan lolos sebagai pesesrta kompetisi, dengan Universitas Gajah Mada (UGM) sebagai tuan rumah. Sementara Untad menjadi salah satu tim yang mobilnya berhasil melewati putaran, yaitu kategori Urban kelas Diesel.

Tujuan KMHE dijelaskan Dr Zefitni MT, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FT, yang ditemui di ruangannya pada Selasa (15/11), bahwa kegiatan ini (1) memberikan alternatif atau solusi bagi masalah energy dunia saat ini. (2) mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang didapat di bangku kuliah serta meningkatkan kreatifitas, disiplin, serta kemampuan soft skill dan hard skill.

“Ada beberapa tujuan dengan adanya KMHE ini. Solusi yang dimaksud tentu akan memberikan efek positif dalam pengembangan kendaraan masa depan yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Intinya tujuan kegiatan ini adalah menciptakan kendaraan dengan tingkat konsumsi bahan bakar se-efisien mungkin,” jelas Zefitni.

Zefitni berharap, dari semua kompetisi yang digelar Belmawa, mahasiswa dapat mengikuti event-event tersebut. Menurutnya, kreatifitas dan inovatif mahasiswa itu meningkat dengan mengikuti kompetisi-kompetisi. “Saya harap, mahasiswa Teknik khususnya selalu mengikuti event-event yang diadakan Belmawa. Event-event itu akan meningkatkan kreatifitasn dan inovatif mahasiswa yang amburadul,” harap Zefitni.