SEMINAR NASIONAL BAHASA INDONESIA, Prof Suwardi Endaswara: Bahasa Indonesia adalah Penjaga NKRI

1. Adi Nur Alim (Seminar Prodi Bahasa Indonesia)Pelaksanaan Seminar Nasional Bahasa Indonesia yang diadakan pada Sabtu (5/11) ini mengangkat tema tentang “Pengembangan Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Berbasis Kearifan Lokal.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen tenaga pengajar bahasa Indonesia dalam meningkatkan pembelajaran bahasa dan sastra, dengan mengundang dua pakar kebahasaan yang levelnya tidak usah dipertanyakan lagi.

Dalam pembukaan, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mewakili Rektor Universitas Tadulako (Untad), Dr Lukman Najamuddin MHum  menyempatkan diri untuk hadir dari segala kesibukannya. Dalam sambutannya, ahli sejarah ini mengatakan inovasi sangat penting dalam pembelajaran karena biarpun metode itu sama, tapi diajarkan di dalam kelas yang berbeda tingkat pengetahuan dan situasinya, maka akan berbeda juga hasilnya.

“Semalam saya merenung, terkait inovasi pembelajaran yang akan dipaparkan hari ini. dan saya mendapatkan bahwa hal ini sangat penting kita bicarakan, mengingat profesi yang kita lakukan sekarang adalah sebagai pengajar juga,” katanya.

Prof Dr Suwardi Endaswara. pemateri pertama dari Universitas Negeri Yogyakarta. Ia menjelaskan tentang pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal ekologis. “Lingkungan selalu memunculkan penasaran manusia. Terlebih lagi jika lingkungan itu bersifat eksternal, yaitu di luar dirinya. Lingkungan yang ada dalam diri pun, sering memunculkan masalah tersendiri di mata sastrawan. Dalam tubuh kita, yang paling banyak menjadi pijakan sastrawan adalah celana. Celana itu pembungkus dari ihwal yang penting. Maka sastrawan gemar membidik hal itu. Untuk itulah Bahasa Indonesia menurut para sastrawan adalah celana atau penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini” jelasnya.

Materi kedua di sampaikan oleh Prof Dr Dadang Sunendar MHum. Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini menjelaskan bahwa kebijakan badan bahasa dalam pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra adalah hal urgen dalam pengembangan Bahasa Indonesia di kalangan masyarakat kita mengingat pergeseran bahasa mulai terjadi saat ini.

Semntara itu, Ketua Panitia, Dr Yunidar MHum. menyampaikan bahwa “kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan para mahasiswa dan pengajar dalam perkembangan kebahasaan dan kesastraan.” Harapannya kegiatan seperti ini agar dapat menjadi suatu motivasi tersendiri yang dirasakan oleh peserta seminar hingga dapat menjadi seorang pemerhati bahasa yang kreatif dan inovatif, sehingga dengan itu level kesastraan Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara lain. Di seminar ini, juga hadir para guru Bahasa Indonesia dari SD, SMP dan SMA se-Kota Palu dan juga Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Ana

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here