Ubah Konsep LKI BRM FMIPA Tingkatkan Solidaritas Antar Anggota

Badan Riset Mahasiswa (BRM) FMIPA kembali melaksanakan Latihan Kader Ilmuan (LKI) yang merupakan ajang open recruitmen anggota barunya. LKI kali ini dibuat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dengan tujuan untuk meningkatkan rasa solidaritas antar anggota, baik anggota baru maupun pengurusnya. Kegiatan ini dilaksankan mulai Jumat sampai Minggu (18-20/11) di gedung BKKBN.

Retno Budiasih, selaku ketua umum BRM menjelaskan bahwa konsep LKI dilaksanakan dengan menginap dan meteri yang disajikan juga dibuat lebih baik lagi. “Pertama di tahun-tahun sebelumnya LKI hanya diadakan dikampus dan hanya pelatihan biasa selama 2 hari dari pagi sampai sore. Dan jujur, satu tahun kemarin cuman sekedar pelatihan setelah itu selesai. Tapi konsepnya tahun ini dibuat menginap dan materi-materinya dibuat lebih baik lagi, karena ada yang coba dibentuk, dari menginap dan tim buildingnya, diharapkan bisa terbentuk solidaritas,” jelas mahasiswa Farmasi itu.

Retno juga menambahkan bahwa  materi yang diberikan dalam LKI kali ini, bukan saja fokus pada bidang kepenulisan, tetapi juga pada bidang lainnya. “Kalau tahun-tahun sebelumnya hanya seputar pelatihan kepenulisan, tapi tahun ini ada tambahan motivasi berkarya, motivasi berlembaga, karena kita tahu, selain teori, teman-teman juga butuh rool model untuk mereka berkarya, makanya kita hadirkan orang-orang yang sudah berbuat dan tidak hanya sekedar teori,”imbuhnya.

LKI kali ini menghadirkan para maotivator yang ahli dibidangnya dalam sebagai pemateri, di mulai dari Andi Riski Hardiansyah yang merupakan founder Banua Mentor, Teguh Purwanto founder Gerakan Satu Buku Untuk Indonesia, Rukmana Suharta yang telah memiliki banyak prestasi di bidang kepenulisan, Moh. Tofan Syaputra founder Rumah Bahari Gemilang (Rubalang), dan Satrio Amrullah yang merupakan salah satu founder BRM.

Salah satu peserta, Rafik,  mengaku tertarik untuk ikut LKI karena ingin bergabung dalam BRM yang menurutnya terdapat banyak orang-orang yang menginspirasinya. “ Pertama tertarik karena lihat orang-orang di dalamnnya menginspirasi, karena kebanyakan orang-orang di BRM itu sukses, terutama di bidang PKM, terus dalam lomba-lomba KTI,” terangnya.

Rafik juga menambahkan bahwa ia menyukai semua materi yang disajikan, terutama making project. “Materi yang paling saya suka itu, materi yang dibawakan ka Riski, yang bisnis kanvas, karena kebetulan saya sangat suka dibidang wirausaha dan sangat suka yang seperti itu. Tapi untuk keseluruhan materinya saya suka,” imbuhnya. Vv

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here