Silaturrahim Akhir Tahun Universitas Tadulako. Rektor: Bersyukur Jauh Lebih Baik Daripada Mengeluh

Keterangan Foto: Rektor Untad, Prof Ir H Muhammad Basir Cyio SE MS saat memberikan arahan didampingi lima wakil rektor di acara silaturrahim akhir tahun Universitas Tadulako yang diadakan di Ballroom Silkstone, Mercure Hotel Palu, Sabtu (31/12) Foto Oleh: Adi Nur Alim / MT
Keterangan Foto: Rektor Untad, Prof Ir H Muhammad Basir Cyio SE MS saat memberikan arahan didampingi lima wakil rektor di acara silaturrahim akhir tahun Universitas Tadulako yang diadakan di Ballroom Silkstone, Mercure Hotel Palu, Sabtu (31/12) Foto Oleh: Adi Nur Alim / MT

Pada penghujung tahun 2016, Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar kegiatan Silaturrahim Akhir Tahun di Ballroom Silkstone, Mercure Hotel Palu pada Sabtu (31/12). Bagi Rektor Untad, Prof Dr Ir H Muhammad Basir Cyio SE MS, kegiatan tersebut merupakan bentuk refleksi dalam menjalani tahun sebelumnya sekaligus untuk mempersiapkan diri memasuki tahun 2017.

Mengawali refleksi, Prof Basir memberikan catatan kecil berdasarkan kinerja dan pegawai dengan sebuah bentuk kesyukuran juga dan juga bentuk pengabdian. “Menjadi seorang pegawai harus kita jalani dengan penuh dedikasi, ketenangan, dan melayani mahasiswa dengan sepenuh hati. Itulah pengabdian. Mengabdilah selama masa pengabdian itu masih ada, jangan pernah mengeluh, karena mengeluh itulah sebenarnya sumber penyakit, solusinya bersyukur jauh lebih baik daripada mengeluh,” ungkapnya.

Menurut rektor, bersyukur merupakan suatu hal yang penting. Karena semua tugas yang dijalani tidak selamanya menyenangkan. “feedback bagi pegawai yang memberikan layanan sebagai penilaian kinerja seseorang itu ada yang dinilai dengan jempol ke atas dan ada pula yang menilai dengan jempol ke bawah. Bersyukurlah, karena itu menjadi solusi dari semua yang tidak menyenangkan,” tutur Prof Basir.

Dalam kesempatan tersebut juga Rektor berbagi apa yang dirasakannya dalam menghadapi setiap persoalan yang terjadi pada universitas yang dipimpinnya saat ini. “Apa yang kami rasakan tidak perlu bapak dan ibu rasakan, curhat ini agar supaya bapak dan ibu tahu saja. Jadi Rektor itu kelihatannya enak, tapi dibalik semua itu ada tugas yang begitu berat. Curhat ini menjadi hal yang sangat berharga terutama bagi calon pemimpin Untad di masa mendatang,” lanjutnya.

Di tahun 2017 nantinya akan diadakan determinasi feedback mahasiswa terhadap layanan dosen dalam mengajar. Selain itu juga akan diadakan re-placement staff yang merasa kurang cocok di lingkungan kerja atau durasi waktunya disuatu tempat sudah cukup lama kecuali yang bersifat profesi. Ana