Perdana, Paguyuban KSE Untad Adakan Sosialisasi

KSE Untad
Sosialisasi Beasiswa Paguyuban KSE Untad di FISIP (Foto : Ayu Agustin/MT).

Demi membuka peluang lebih besar lagi bagi mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) untuk memperoleh berbagai pendanaan berupa beasiswa, pengurus Paguyuban Karya Salemba Empat (KSE) Untad adakan sosialisasi beasiswa KSE di seluruh Fakultas di Untad. Sosialisasi dilakukan bertahap dengan mengunjungi langsung tiap-tiap Fakultas dan memaparkan program-program beasiswa KSE.

Dalam pemaparan beasiswa KSE di Fakultas Teknik pada Selasa (14/02) yang dihadiri Wakil Dekan Bidang Kemasiswaan, Dr Zefitni MT, Fitriani Agusalim, salah seorang pengurus paguyuban KSE Untad, menjelaskan bahwa KSE menyediakan berbagai beasiswa yakni Beasiswa Reguler, Beasiswa Unggul, Teknologi untuk Indonesia, dan Kewirausahaan Sosial.

“Pertama, Beasiswa Reguler, adalah beasiswa bagi mahasiswa program sarjana (S1). Program ini diselenggarakan untuk membantu kebutuhan finansial mahasiswa yang membutuhkan, dengan tunjangan beasiswa sebesar 600.000,- per bulan selama satu tahun dan bisa diperpanjang. Kedua, Beasiswa bagi mahasiswa program sarjana (S1) yang telah menerima beasiswa KSE minimal 1 tahun dengan perkembangan prestasi yang sangat baik dan aktif diberbagai kegiatan social, dengan tunjangan beasiswa sebesar Rp.600.000,- per bulan selama 1 tahun dan dapat diperpanjang. Selain itu, mendapatkan tunjangan SPP/BOP sebesar Rp.1.500.000,- per semester selama 1 tahun akademik. Manfaat lain beasiswa unggul ini adalah Bantuan biaya skripsi / tugas akhir (besaran disesuaikan kebutuhan) Prioritas dalam mengikuti program pembinaan. Ketiga, Program bagi mahasiswa program sarjana (S1) dan alumni penerima beasiswa yang memiliki semangat kuat dalam penerapan teknologi inovatif. Dan keempat, Program ini bertujuan untuk membangun jiwa kewirausahaan dengan pendekatan pemecahan masalah sosial. Dengan program ini diharapkan dapat menghasilkan wirausahawan yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan masyarakat disekitarnya. Mahasiswa terpilih akan mengikuti pelatihan yang berkesinambungan dan berjenjang dengan metode pengajaran yang seimbang antara teori dan praktik. Dengan sistem berjenjang (mahasiswa berhak mengikuti pelatihan lanjutan dengan syarat lolos seleksi) diharapkan dapat menciptakan semangat berkompetisi diantara mahasiswa,” jelas Fitri.

Pada hari yang sama, Ela (pengurus Paguyuban KSE Untad) yang ditemui usai sosialisasi beasiswa KSE di FISIP, mengatakan bahwa sosialisasi ini baru pertama kali dilakukan, setelah sebelum-sebelumnya  publikasi informasi hanya beredar di media sosial dan spanduk.  “Ini pertama kali kami melakukan sosialisasi dengan turun langsung ke tiap-tiap fakultas. Sebelum-sebelumnya, publikasi hanya di spanduk yang di pasang di kampus dan info di media sosial,” tutur Ela.

Lebih lanjut , Ela berharap di tahun ini lebih banyak mahasiswa yang berminat memasukan berkas. Sebab, semakin banyak peserta yang mendaftar akan semakin banyak kuota yang akan diterima. “Saya berharap dengan kami melakukan sosialisasi, semakin banyak mahasiswa Untad yang memasukan berkasnya atau mendaftar. Karena semakin banyak pendaftarnya akan semakin banyak kuota yang diterima. Beasiswa KSE tidak membatasi pendaftar atau tidak memiliki batas kuota,” harapnya. Ikr/Ay