AWALI KEPENGURUSAN BARU, HIMASKI SELENGGARAKAN TOT

AWALI KEPENGURUSAN BARU

Sabtu (28/01), Mengawali kepengurusan barunya, Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMASKI) FKIP Untad selenggarakan Training of Trainer (TOT) dengan mengusung tema “Mempererat Ikatan Kekeluargaan Untuk Himaski Yang Berkualitas, Aktif, Dan Efektif.” Kegiatan yang merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas keorganisasian para pengurus Himaski periode 2017 ini bertempat di Aula Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu.

TOT Himaski dibuka oleh Pembina, H. Jamaluddin Sakung, S.Pd M.kes. Dalam kesempatan itu, H. Jamaluddin Sakung SPd MKes mengatakan, pengurus-pengurus Himaski hendaknya memiliki karakter pemimpin yang wajib bagi seluruh warga Himaski dan lingkungannya.

“Pemimpin itu harus menjadi manusia wajib. Manusia wajib adalah manusia yang dinanti kehadirannya dan ditangisi kepergiannya. Jangan sampai menjadi manusia yang dibenci kehadirannya dan diharapkan kepergiannya” tutur Pembina Himaski tersebut.

“Apalagi ketika diamanahi sebagai pemimpin. Terlepas dari semua tanggung jawab yang dipikul”, lanjutnya, “seorang pemimpin juga bisa membagi waktu dengan baik.”.

Berkaitan dengan karakter pemimpin, salah satu pemateri TOT, Ir. Nur Sangadji DEA, dalam materinya Self Introduction menyampaikan, setiap pemimpin hendaknya memiliki identitas dan mengetahui benar siapa dirinya.

Nurlian, Ketua Himaski periode 2017 berharap pelatihan ini dapat meningkatkan potensi berorganisasi dan jiwa kepemimpinan dalam setiap diri pengurus. “Saya berharap melalui TOT ini, kapasitas keorganisasian dan jiwa kepemimpinan dalam setiap diri pengurus dapat meningkat,” ungkapnya.

Konsep TOT Himaski tahun ini didesain berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari ini juga mengagendakan Foccus Group Discussion sebagai wadah bertukar pikiran antar pengurus yang didampingi oleh demisioner masing-masing bidang. Selain itu, terdapat forum One Step Closer yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar pengurus.

Hal senada juga disampaikan oleh Dr. Kasmudin Mustapa. Beliau berharap pengalaman yang didapatkan selama mengikuti Training of Trainer dapat menjadikan spirit berorganisasi bagi kepengurusan Himaski kedepannya. Pengurus Himaski periode 2017 diharapkan dapat melaksanakan amanah dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

Keunikan lainnya dari Training of Trainer tahun ini yaitu kolaborasi master of ceremony yang dibawakan oleh dua mahasiswa Untad berkebangsaan berbeda. Kedua mahasiswa Untad tersebut yakni Farwa Angraini Apok (Indonesia) dan Areeya Milehman (Thailand). Kolaborasi keduanya dibawakan dalam dua bahasa yang berbeda pula yaitu bahasa Indonesia dan Thailand. Ndh