Hasil Kongres Lembaga Kemahasiswaan FKIP UNTAD Moh. Faisal terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa

Sidang Paripurna Kongres Lembaga Kemahasiswaan FKIP UNTAD kembali dilaksanakan. Sidang yang dihadiri oleh Delegasi dari masing-masing Lembaga Himpunan Jurusan, Prodi dan UKM menetapkan Moh. Faisal sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FKIP UNTAD Periode 2017. Dilaksanakan di ruang Kuliah FKIP 07, sidang ini berlangsung cukup lama hingga memakan waktu selama 11 hari, Berawal 23 Januari hingga 03 Februari.

Penetapan Ketua DPM dilakukan dengan cara Voting tertutup, ada dua Calon yang diajukan dalam sidang tersebut. Keduanya berasal dari dua program studi berbeda, Hendra Kurnianto dari Program Studi Pendidikan Olahraga dan Moh. Faisal dari Program Studi Sejarah. Dalam Voting tertutup tersebut, seluruh Delegasi dipanggil satu persatu untuk memberikan suara dalam pemilihan Pimpinan DPM tersebut.

Nico Setyono selaku pimpinan sidang dalam kongres tersebut mengumumkan, Moh. Faisal meraih 17 suara sah, sedangkan Hendra Kurnianto mendapatkan 9 suara sah. Usai penetapan, Moh. Faisal langsung disahkan sebagai Ketua DPM FKIP UNTAD Periode 2017.

Moh. Faisal sebagai Ketua DPM FKIP UNTAD terpilih menyampaikan ada tiga hal yang akan menjadi langkah awal kepengurusan DPM FKIP Periode 2017. Pertama pembentukan pengurus DPM FKIP Periode 2017, Kedua Pembahasan tentang Undang-undang Pemilihan Umum BEM FKIP UNTAD dan Ketiga tentang penuntasan kejelasan lembaga eLsam FKIP UNTAD.

“Sesuai perencanaan, ada tiga yang akan dilaksanakan. Yang pertama Pembentukan Pengurus, Kedua tentang Undang-Undang Pemilu untuk Pelaksanaan Pemilu Raya BEM FKIP, Ketiga memberikan kepastian penjelasan tentang Lembaga eLsam”, Jelas Mahasiswa Pendidikan Sejarah tersebut.

Terkait kejelasan UKM eLsam, Faisal menjelaskan, eLsam akan diaktifkan kembali setelah lama tidak aktif dalam roda kepengurusannya. Namun harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya harus melaksanakan Musyawarah Besar, lalu membentuk pengurus, setelah itu harus menjalankan program kerja.

“eLsam akan kita aktifkan kembali, dalam artian mereka harus melaksanakan terlebih dahulu unsur-unsur dan syarat yang sudah disepakati, yang pertama harus Musyawarah Besar, kalau sudah Musyawarah Besar mereka harus laksanakan pemilihan dan pembentukan Pengurus dan harus segera melaksanakan kegiatan. Tiga ini yang menjadi syarat proses untuk bisa dinyatakan resmi sebagai lembaga Kemahasiswaaan di FKIP”, Jelas Faisal.

Faisal juga menambahkan, Tahun ini DPM FKIP akan fokus untuk menampung aspirasi Mahasiswa FKIP dan sinergitas Lembaga Kemahasiswaan di lingkup FKIP UNTAD. Md

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here