KULIAH UMUM TEKNIK SIPIL : Semangat Belajar untuk menghadapi Dunia Kerja

2. Kuliah Umum Teknik

Kamis (16/2) Program Studi S1 Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik (FATEK) Universitas Tadulako (UNTAD) menyelenggarakan Kuliah Umum tentang “Tantangan dan Peluang Pengelolaan Sumber Daya Air dalam Mengahadapi Persaingan Dunia Kerja.” Kegiatan yang bertempat di Auditorium Fakultas Teknik UniversitasTadulako ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik Dr. Eng. AndiRusdin, ST., MT., M.Sc.

 

Dalam sambutannya, Dr. Eng. Andi Rusdin menyampaikan kepada semua mahasiswa Teknik Sipil untuk menyimak materi kuliah umumnya dengan baik. “Harapan besar kami untuk semua mahasiswa yang mengikuti kuliah umum ini agar dapat menyimak pemaparan materinya dengan baik, dengan begitu akan memberikan tambahan ilmu kepada kita semua,” tuturnya.

 

Masih dalam sambutannya, Dr.Eng. Andi Rusdin juga memberikan motivasi kepada semua mahasiswa teknik sipil yang mengikuti kuliah umum tersebut, untuk lebih meningkatkan kualitas belajarnya terkhusus pada sumberdaya air agar bisa bersaing di dunia kerja kelak. “Meningkatkan kualitas belajar bagi mahasiswa itu sangat penting, terkhusus pada pembahasan materi kuliah pada hari ini karena lapangan kerja di bidang ini masih sangat terbuka luas sehingga nanti berbekal dengan ilmu ini bisa bersaing di dunia kerja nantinya,” tegasnya.

 

Sementara itu, Ir. R.R. Bambang Heri Mulyono, M.Si selaku Kepala Balai wilayah Sungai Sulawesi III, yang juga pemateri pada kuliah umum tersebut menuturkan, bahwa kedatangannya di UNTAD,  ditemani dengan rombongan, dari staf di Balai Wilayah Sungai Sulawesi III dan juga beberapa konsultan lainnya.

 

Masih dalam penjelasannya, menguraikan terkait kebijakan pengelolaan sumberdaya air. Sumber daya air merupakan menurutnya karunia dari tuhan yang maha esa yang memberikan manfaat untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dalam segala bidang.

Ia juga menyampaiakan solusi dalam manghadapi ketidakseimbangan antara ketersediaan air yang cenderung menurun dan kebutuhan air yang semakin meningkat, yakni sumber daya air wajib dikelola dengan memperhatikan fungsi sosial, lingkungan hidup, dan ekonomi sacara selaras.

 

“pengelolaan sumber daya air perlu diarahkan untuk mewujudkan sinergi dan keterpaduan yang harmonis antar wilayah, antar sektor, dan antar generasi, sejalan dengan demokrasi, desentralisasi dan keterbukaan dalam tatanan kehidupan bermasyarakatat, berbangsa, bernegara, masyarakat perlu diberi peran dalam mengelola sumberdaya air,” ungkapnya. Ysn