Meminimalisir pemalsuan nilai, Rektor tegaskan Adanya Sinergitas antar Fakultas, Pascasarjana, dan Rektorat

minimalisir pemalsuan nilai FOTO (AKHMAD USMAR)

Rabu (09/02)-Terkait isu pemalsuan nilai, Rektor Untad dan seluruh wakil-wakilnya, Dekan, dan wakil Dekan, Ketua Senat, Ketua BAAKP, Ketua dan Koordinator LPPMP, Direktur dan Wakil Direktur Passcasarjana, Ketua-ketua Jurusan dan Program Studi, Kasubag-kasubag Akademik, serta para Operator tiap-tiap Fakultas mengadakan pertemuan di lantai 2 Gedung Media Center Universitas Tadulako (Untad).

Dalam pertemuan ini, dibahas mengenai rencana pelimpahan pencetak transkrip nilai di Fakultas, Pascasarjana, dan Rektorat, yang bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik guna untuk mempersempit ruang gerak pemalsuan nilai dari oknum yang tidak bertanggung jawab, dan mempermudah mahasiswa.

Prof Dr Ir Basir Cyio SE Msi menegaskan untuk meminimalisir pemalsuan nilai, harus ada sinergitas antar Fakultas, Pascasarjana, dan Rektorat  untuk mempersempit ruang gerak bagi oknum yang tidak bertanggung jawab. Pelimpahan ini bukan hanya sekedar fisik dan proses pengerjaannya, tapi harus melekat tanggung jawab baik secara administrasi maupun secara hukum agar apa yang dilakukan benar-benar jelas siapa yang bertanggung jawab bila ada penyimpangan-penyimpangan yang terjadi nantinya.

“Untuk meminimalisir ini, harus benar-benar terbangun sinergitas antara fakultas, pascasarjana, dan Rektorat,” ungkap Prof Basir.

Menurutnya, pengamanan harus lebih diperketat lagi dari segi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kedepannya  agar tidak bolak-balik dalam mengurus traskrip nilai, tidak lagi dari BAAKP ke Fakultas dan setelah dari Fakultas naik lagi ditandatanggani oleh Rektor, jadi setelah dari Fakultas atau Pascasarjana langsung ke Rektorat dan ditandatangani langsung oleh Rektor,” lanjutnya Rektor.

Rektor mengungkapkan rencana pelimpahan pencetakan nilai ini harus dibarengi dengan sarana dan prasarana yang mendukung disetiap Fakultas dan Pascasarjana dengan menyediakan print standar beserta komputernya. “Agar supaya hasil pencetakkannya seragam, dan tidak ada lagi yang beralasan tintanya luntur atau tulisannya kabur karena pakai print yang sudah 3 kali diservis,” sambungnya.

Masih menurut Prof  Basir, ia berharap kedepannya tidak ada lagi isu pemalsuan nilai di Untad dan menjadi pelajaran sehingga harus lebih berhati-hati lagi.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr Sutarman Yodo SH MH menambahkan inti bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memberi pelayanan yang lebih kepada mahasiswa. “Inti pertemuan ini adalah untuk memberi pelayanan yang lebih dan kita harus wujudkan kepada mahasiswa kita. Artinya, apa yang kita lakukan hari ini semua adalah upaya dalam rangka pelayanan kita yang lebih baik lagi agar lebih efektif dan lebih efisien,” tutupnya. (sr/ikr)

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here