Mahasiswa Untad Dominasi Pelatihan Jurnalistik DIPALU.COM

Suasana pembukaan pelatihan jurnalistik oleh media online DIPALU.COM di gedung lpmp provinsi sulawesi tengah (foto : Andi Syaefullah Kadekoh/MT)
Suasana pembukaan pelatihan jurnalistik oleh media online DIPALU.COM di gedung lpmp provinsi sulawesi tengah (foto : Andi Syaefullah Kadekoh/MT)

Setelah Info Kota Palu, Soal Palu, dan media-media online lainnya, hadir pula DIPALU.COM, media online terbaru di Kota Palu yang bergerak di bidang jurnalistik online. Produk media ini adalah website yang menyajikan segala bentuk  informasi seputar Kota Palu. Mulai dari berita terhangat, ulasan destinasi wisata, kuliner khas Kota Palu, hingga kisah-kisah inspiratif masyarakat Kota Palu.

Pada Sabtu-Minggu (4-5/03) DIPALU.COM yang berada di bawah naungan perusahaan PT DIPALU Media Khatulistiwa adakan pelatihan jurnalistik, sekaligus merupakan bentuk perekrutan reporter. Pelatihan yang mengangkat tema “Menulis untuk Kesederajatan” ini, dilaksanakan di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Tengah. 18 dari 21 peserta pelatihan adalah mahasiswa Universitas Tadulako yang berasal dari berbagai fakultas seperti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian (FAPERTA), Fakultas Peternakan dan Perikanan  (FAPETKAN), Fakultas Hukum, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Ketua Panitia sekaligus Direktur Utama DIPALU.COM, Moh Natsir mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan selain sebagai bentuk perekrutan reporter juga sebagai sarana untuk menciptakan insan-insan jurnalis yang berpengetahuan luas, berwawasan kebangsaan yang baik, dan memiliki idealisme yang tinggi dan kokoh. Sebab menurutnya, di era globalisasi ini banyak media-media khususnya media online yang pemberitaannya kurang berimbang bahkan cenderung membingungkan. Terutama pada permasalahan politik baik internasional maupun domestik.

“Jurnalis seharusnya mampu menjalankan tugas dan fungsinya sebagai alat kontrol sosial. Sehingga prinsip pendirian media DIPALU.COM ini berdasarkan prinsip edukatif, inspiratif, dan inovatif,” ucap Natsir.

Turut hadir pula dalam acara tersebut Komisaris Utama PT. DIPALU Media Khatulistiwa Irvan Dj Nouk, sekaligus membuka acara pelatihan secara resmi. Irfan berharap kepada para peserta pelatihan agar dapat menjadi jurnalis yang smart. Smart dalam arti menurutnya tidak kaku, bebas berpikir, bebas berkreasi dengan kreatifitas yang semaksimal mungkin.

“Kalian semua adalah orang-orang pilihan. Mari bersama kita bangun media online yang berimbang, tidak menyebar Hoax, dan menaati seluruh kode etik jurnalistik. Dari situ kita bisa jadikan media ini menjadi sebaik-baik media online untuk dapat berkontribusi dalam pembangunan di Kota Palu,” tandas Irvan.

Pada pelatihan ini seluruh peserta dibekali materi-materi yang berkaitan erat dengan dunia jurnalistik. Di antaranya bagaimana cara menulis berita yang fair, nilai-nilai berita, pers, media online, Bussines Development, Marketing Media, fotografi jurnalistik, teknik wawancara, dan materi-materi menarik lainnya.

Muhammad Salam, salah satu peserta pelatihan, juga mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Untad yang turut menjadi peserta dalam pelatihan ini mengaku dirinya sangat tertarik untuk mengikuti kegiatan ini. Pasalnya, Salam yang sebenarnya juga memiliki agenda lain di hari yang sama memilih untuk ikut pelatihan jurnalistik ini dan membatalkan agendanya yang lain yang tidak kalah penting.

“Saya sebenarnya punya agenda hari ini dan besok. Dan itu sama pentingnya dengan kegiatan ini. Namun saya lebih memilih untuk ikut pelatihan ini karena menurut saya kegiatan ini dapat memberikan saya skill yang mungkin suatu hari nanti akan sangat berguna bagi saya”, ungkap Salam. kdk

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here