Simposium Gizi Nasional, Perkuat Inovasi Pangan dan Gizi.

index

Kamis (16/03), Program Stdi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedoekteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Tadulako menggelar Simposium Nasional. Kegiatan yang masih merupakan rangkaian dari Dies Natalis FKIK ke 5  ini mengusung tema “Inovasi Pangan dan Gizi, Solusi Cerdas Mengatasi Masalah Kesehatan Ibu dan Anak.”

Menurut Dr Nurdin Rahman, MSi, MKes, selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar dengan tujuan memperingati hari Gizi Nasional ke 57, dengan menghadirkan 5 orang pembicara utama dan 17 orang untuk oral presentation, yang berasal dari akademisi Untad, Poltekes Palu, Makassar, Malang, Kediri, Ampana dan beberapa daerah lainnya.

Masih dalam sambutannya, kegiatan yang dilaksanakan dengan tema penguatan gizi dan pangan ini sengaja diusul dengan mengingat realitas masih relative tingginya angka kematian ibu dan anak di Sulteng. ”Tema  ini sengaja diangkat dalam kegiatan Simposium ini, sebab ada kondisi yang masih sangat memprihatinkan, yakni angka kematian ibu dan anak masih terbilang relative tinggi,” ungkapnya.

Senada dengan itu, dalam sambutannya Rektor Universitas Tadulako, Prof Dr H Muhammad Basir SE MS, menyampaikan bahwa tema yang diusung kali ini sangat penting. Menurutnya ini isu menarik yang harus terus dikaji secara akademik untuk menghadirkan solusi terbaik dalam penangangannya. Selanjutnya, Rektor kembali mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pelaksana kegiatan yang telah menginisiasi dan mengorganisir kegiatan tersebut.

Masih dalam sambutan rektor, bahwa pembicara yang ditampilkan cukup sempurna. Dikarenakan menghadirkan beberapa disiplin ilmu yang sangat berkaitan dan berkompeten serta penting untuk membahas tema yang diusung.

“Pembicara yang ditampilkan cukup sempurna. Ada yang bicara soal sumber gizi, sumber pangan, juga ada yang bicara soal berapa berapa kandungan gizi setiap jenis pangan, ini sangat kolaboratif,” ujarnya.

Sehingga menurutnya, memang perpaduan ini tidak boleh bicara sendiri, harus senantiasa bersama dan dan berintegrasi hingga dari integrasi lintas bidang ini kemudian memberikan gagasan paripurna kepada para audiens.

Diakhir sambutannya, Prof Basir juga menyampaikan amanat penting kepada seluruh peserta, terkhusus pada FKIK, yang menurutnya sangat memiliki peranan penting di tengah masyarakat. Untuk itu ia mengamanatkan agar FKIK terus berbenah menuju arah kemajuan. “Kita harus terus membenahi diri dan mematangkan potensi serta bersiap untuk pengabdian di tengah masyarakat,  sebab banyak anak anak desa yang masih memerlukan sentuhan kita,” tutupnya.

Dalam kegiatan itu pula, dirangkai dengan agenda Pelantikan Pengurus DPD Pergizi Pangan Sulawesi Tengah. Pengurus yang dinahkodai oleh Dr. Nurdin Rahman M.Si, M,Kes  tersebut dilantik langsung oleh Ketua DPP Pergizi Pangan Indonesia, Prof Dr Ir Hardinsyah, MS. Rf

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here