Tadulako University TV Lengkapi Media Kampus

lipsus 1

Setelah Media Tadulako (MT) yang hadir sebagai media kampus dalam bentuk media cetak, pada Selasa (07/03) Universitas Tadulako (Untad) resmikan Tadulako University TV (TU TV), sebagai salah satu media kampus baru dalam bentuk media audio visual. TU TV yang telah dirintis sejak awal tahun 2015 ini bertempat di Fakutas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) khususnya pada Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi. Hal ini sesuai dengan tujuan awal pendirian TU TV yang selain akan dijadikan sebagai saluran Tv komunitas juga akan dijadikan sebagai laboratorium bagi mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi yang memang merupakan disiplin ilmu yang paling relevan terhadap penyiaran.

Peresmian yang bertempat di Studio Utama TU TV, Gedung prodi Ilmu Komunikasi FISIP Untad ini dihadiri oleh Rektor, Kepala UPT Komisi Disiplin, Pemegang Proyek Pembangunan TU TV, Dekan FISIP, wakil-wakil Dekan FISIP, Koordinator Prodi Ilmu Komunikasi, beserta seluruh Dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Secara simbolis peresmian TU TV diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS, yang diberikan diberikan kepada Dekan FISIP, Dr Slamet Riyadi Msi, sebagai sebuah penyerahan simbolik dari pihak pimpinan tertinggi Universitas kepada pihak pengelola TU TV dalam hal ini FISIP pada umumnya dan Prodi Ilmu Komunikasi pada khususnya.

Dr Muhammad Khairil SAg MSi selau Koordinator Program Studi Ilmu Komunikasi yang juga merupakan penanggung jawab utama TU TV menuturkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi pimpinan universitas yang telah dengan penuh mendukung hadirnya TU TV. Karena menurutnya, sudah saatnya Untad memiliki stasiun televisi sendiri seperti yang dimiliki oleh universitas-universitas kenaamaan yang ada di Indonesia. Selain untuk mengoptimalkan publikasi untuk publik, juga sebagai bentuk perkembangan yang nyata sebagai salah satu universitas unggulan di Indonesia Timur.

“Saya sangat mengapresiasi sekaligus berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan universitas yang telah mempercayakan TU TV kepada Fisip, khususnya Prodi Ilmu Komunikasi. Semoga dengan adanya TU TV ini, dapat mengawal Untad untuk maju dan berkembang ke arah yang lebih baik,” tutur Khairil.

Dekan FISIP menambahkan bahwa berdirinya TU TV ini bukanlah perjalanan yang mudah. Mulai dari pengurusan izin siaran di Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Sulawesi Tengah, sampai pengadaan alat-alat di studio utama TU TV. Oleh karenanya apa yang sudah ada sekarang ini diharapkan dapat memacu para kru untuk dapat berkreasi mengenai program-program acara ke depannya.

TU TV ke depannya dalam operasionalisasinya akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak yang relevan. Seperti Media Tadulako sebagai media cetak, Humas Untad sebagai sumber informasi, dan juga On-Air Fisip Untad yang merupakan UKM yang bergerak di bidang pertelevisian. kdk