Wujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi, Untad adakan kerjasama dengan POLDA Sulteng

Penandatangan MOU

Penandatangan MOU oleh Rektor Untad dan KAPOLDA Sulteng, pada Senin (06/03) di lantai 2 IT Center Universitas Tadulako. Kerjasama tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi antara kedua pihak, terutama untuk mewujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi. Dalam kegiatan tersebut turut hadir para pejabat tinggi Untad, termasuk juga Dekan dan wakil Dekan dari seluruh fakultas, dosen serta mahasiswa delegasi setiap fakultas.

Dalam sambutannya, rektor Untad, Prof Dr Ir H Muhammad Basir Cyio SE MS, menyampaikan rasa bangganya kepada KAPOLDA sulteng yang hadir dalam rangka mempererat silaturahmi antara Untad dan pihak kepolisian, yang sebenarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kapasitas berpikir anak bangsa, terutama mahasiswa.

“Saya pribadi dan Untad ingin mengucapkan rasa bangga kepada Bapak KAPOLDA dan jajarannya yang telah hadir ditengah-tengah kita dalam rangka mempererat silaturahim antara jajaran kepolisian di daerah ini dengan keluarga besar Untad. 2 komponen bangsa ini sebenarnya memiliki tujuan yang sama, namun dengan tugas yang berbeda. Satu diantaranya meningkatkan kapasistas berpikir kita semua terutama anak-anakku,” ungkapnya.

Masih dalam sambutannya, rektor Untad mengutarakan bahwa saat ini beberapa anggota kepolisian juga ikut mengambil bagian dalam proses pendidikan dan pengajaran di Untad baik dijenjang S1 maupun jenjang S2. Ia juga berharap kedepan setelah penandangan MOU antara kedua pihak, sejumlah pejabat-pejabat dan anggota kepolisian di POLDA Sulteng yang memiliki kemampuan akademik minimal pendidikan S2 bisa mengambil bagian diproses pendidikan dan pengajaran di Untad.

Dengan jumlah mahasiswa yang mencapai puluhan ribu, Basir berharap kehadiran jajaran kepolisian di Untad akan lebih meningkatkan kapasitas di semua bidang terutama Tri Darma perguruan tinggi.

“Jumlah mahasiswa di kami, kami laporkan 35.621 orang, dengan jumlah dosen 1.428 termasuk dosen BLU dan pegawai tetap non PNS, sedangkan stafnya sudah mencapai 1.120 orang. Karena itu kehadiran jajaran kepolisian di Untad insya Allah akan lebih meningkatkan kapasitas dibidang kerja sama di semua bidang terutama tri darma perguruan tinggi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa setelah penandatanganan MOU tersebut, beberapa pejabat utama kepolisian, akan terjadwal untuk memberikan kuliah umum yang sifatnya merupakan program nasional di RI. “Alhamulillah hari ini merupakan pergolakan yang baik, dan kedepan ini akan terjadwal beberapa pejabat utama akan memberikan kuliah-kuliah yang sifat-sifatnya program nasional di RI,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yanga sama, Brigjen Pol Drs Rudy Sufahriadi, selaku KAPOLDA Sulteng menyampaikan bahwa kerjasama tersebut akan memiliki hasil yang baik, agar tidak ada jarak antara kepolisian dengan mahasiswa. Dan bagi mahasiswa yang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM), pihak kepolisian akan membantu membimbing mereka, agar semua mahasiswa Untad bisa memiliki SIM.

“Kerjasama antara POLRI dan Untad khususnya polda sulteng ini pasti akan baik hasilnya, saya berdiri disini sebagai kapolda Sulteng seharusnya menjadi bapak-bapak dan rekan-rekan kalian, ini kita tahu semua, ngga ada jarak antara saya dan anak-anak saya seharusnya. Hari ini saya sampaikan kalau sampai ada anak-anak saya yang belum punya SIM berarti yang salah saya. Mulai hari ini yang ngga punya SIM lapor nanti kita bimbing, jangan sampai ada yang tidak punya SIM,” jelas pria yang juga pernah menjabat sebagai Wadir Restrimum Polda Metro Jaya itu. Vv