Kawal Proses Seleksi Beasiswa PPA di FKIP BEM FKIP lakukan Dialog Terbuka Bersama DEKAN

Jum’at (07/04), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNTAD laksanakan Dialog Intensif bersama Dekan FKIP UNTAD, Dr. Lukman, M.Hum. Dialog ini merupakan salah satu agenda yang dilaksanakan oleh BEM FKIP untuk mengawal proses seleksi Beasiswa PPA di FKIP yang memiliki 285 kuota. Dialog yang dilaksanakan dengan undangan terbuka ini dimulai kurang lebih pukul tiga sore, bertempat di ruang Dekan FKIP UNTAD.

Mahfudz Mahdang selaku Ketua BEM FKIP UNTAD mengatakan, pihaknya akan mengawal proses seleksi Beasiswa PPA ini hingga tuntas dengan bekerja sama bersama Lembaga Kemahasiswaan yang ada di lingkup FKIP. Proses Pengawalan yang dilakukan oleh BEM FKIP ini akan dilakukan sampai akhir hingga tuntas, nantinya hasil seleksi akan disesuaikan dengan aturan Pedoman Beasiswa PPA tahun 2017 yang diterbitkan oleh Ristekdikti, terutama aturan tentang syarat penerima Beasiswa tersebut.

“Ini akan kami kawal sampai benar-benar tuntas, nantinya hasil seleksi akan kita sesuaikan dengan Pedoman Beasiswa PPA dari Ristekdikti, terutama tentang syarat penerima, harus sesuai dengan IPK tertinggi, lalu KO Kurikuler, terakhir dari Kebutuhan Ekonomi, semua ada dalam Pedoman tersebut,” ungkap Mahasiswa Pendidikan Matematika tersebut.

Masih penjelasan Mahfudz, strategi Pengawalan Beasiswa PPA ini dilakukan dengan cara bekerja sama aktif bersama Dewan Perwakilan Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan dan Himpunan Mahasiswa Prodi. BEM mengawal 67 kuota yang dikelola oleh Pihak Fakultas, sementara HMJ dan HMP akan mengawal 192 kuota yang dikelola oleh 13 Program studi, DPM sendiri akan mengawal 26 kuota yang di khususkan untuk Lembaga Kemahasiswaan, ini dilakukan agar keseluruhan kuota yang ada di FKIP bisa terseleksi sesuai aturan persyaratan yang ada.

“Kami sudah berbagi tugas dengan DPM dan HMJ, HMP se Lingkup FKIP untuk mengawal proses penuntasan seleksi Beasiswa PPA ini. BEM mengawal yang di Fakultas, DPM mengawal Kuota Lembaga Mahasiswa, sementara HMJ dan HMP akan mengawal kuota program studi masing-masing”, jelas Mahfudz.

Dialog yang berlangsung kurang lebih 3 jam tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara Dekan dan Pihak Lembaga Kemahasiswaan. Pertama, dipastikan seluruh kuota yang ada pada Pihak Fakultas, Prodi maupun Lembaga Kemahasiswaan, diberikan untuk Mahasiswa FKIP dan harus sesuai dengan aturan tanpa ada nepotisme. Kedua, seluruh penerima Beasiswa akan ditransparansikan ke Lembaga Kemahasiswaan untuk menjadi data di masing-masing Lembaga. Ketiga, untuk distribusi Beasiswa untuk kedepannya akan di serahkan ke Fakultas dan akan di kawal penuh oleh  Lembaga Kemahasiswaan terutama Badan Eksekutif Mahasiswa. Md

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here