Kembali Diundang Sebagai Narasumber dalam Bimtek Budaya Damai, Rektor Untad : Yang sama kita pelihara, Yang berbeda kita jaga

Sabtu (15/04), Rektor Universitas Tadulako kembali menghadiri Kegiatan Bimbingan Teknis Budaya Damai yang diselenggarakan oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI. Masih sama seperti Tahun kemarin, kehadiran beliau dalam kegiatan ini tidak lain untuk menjadi salah satu Narasumber dalam acara yang bertempat di Mercure Hotel Palu tersebut.

Dalam kegiatan ini, Rektor Untad atau yang dikenal dengan sapaan Prof. Basir ini menyampaikan materi tentang “Dinamika Kehidupan Masyarakat Majemuk”. Para peserta yang juga didominasi oleh Mahasiswa UNTAD inipun sangat antusias dalam mendengarkan materi dari Prof Basir.

Di Pemaparan materinya, Prof Basir menyampaikan, di dunia ini tidak ada manusia yang tidak punya kesamaan satupun dengan manusia lainnya, inilah keberagaman yang harus dipelihara. Menurut beliau, perbedaan atau keberagaman itu adalah Rahmat, maka kita harus menjadikan perbedaan itu sebagai bahan pembelajaran, karena perbedaan inilah yang menciptakan inspirasi dan dinamika kehidupan.

“Tidak ada manusia yang tidak punya kesamaan dengan manusia yang lain, inilah keberagaman yang harus kita pelihara bersama. Karena Perbedaan itu adalah Rahmat, artinya kita harus belajar dari keberagaman yang ada. Justru sebenarnya perbedaan itulah yang jadi sumber inspirasi dan menciptakan dinamika dalam kehidupan kita”, ungkapnya.

Sementara menyampaikan materi, Prof Basir didampingi  oleh Ketua Jurusan Pendidikan Mipa FKIP Untad. Usai pemaparan materi kurang lebih 45 menit, ada empat peserta yang mengajukan pertanyaan untuk Prof Basir tentang materi yang beliau sampaikan.

Acara yang berlangsung 4 hari (13-16/04) ini dihadiri oleh 100 Peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah. Dengan mengangkat Tema “Dalam Rangka Gerakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa melalui Kebudayaan Pada Generasi Muda”, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk Duta-Duta Budaya damai yang bisa menjadi teladan bagi Generasi Muda Lain terkhusus di Daerah Sulawesi Tengah, hal ini disampaikan oleh Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya saat membuka kegiatan. Md

 

 

 

 

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here