Kuliah Tamu Prodi Manajemen Bangun Spirit Bisnis Go Internasional

Rabu (22/03), Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi (Fekon) Untad selenggarakan kuliah tamu Strategi Bisnis Perusahaan Go International. Kegiatan yang bertempat di It Center Untad ini dibuka langsung olek Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr.Ir Muhammad Basir , SE. MS

Dalam sambutannya, Prof Basir menyampaikan kepada semua mahasiswa untuk siap terjun ke lapangan dunia bisnis. “Mahasiswa diharapkan siap praktek di lapangan dunia bisnis. Agar nantinya dapat berinfestasi tidak hanya di indoneia saja, tapi bisa go internasional,” ujarnya.

Rektor juga mengutarakan bahwa dengan kegiatan ini bisa menjadi hal yang sangat besar khusunya bagi Sulawesi Tengah. Tentunya atas kahadiran narasumber internasional dengan pengalaman lintas negara.

Kuliah Tamu ini  menghadirkan Ceo. Bcal Dan Sudevam Group. Lalitkumar Ratilal sebagai narasumber  yang telah berinfestasi di beberapa negara termasuk indonesia khusunya Wilayah Sulawesi Tengah di daerah Parigi Moutong.

Dalam kuliahnya, Kumar memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti kuliah tamu tersebut. Baginya yang terpenting adalah kualitas belajar. “Peningkatan pada potensi sumber daya manusia sangatlah penting agar bisa bersaing di dunia bisnis dan dunia kerja serta go internasional tentunya,” ujarnya.

Kumar dalam penyampainnya, juga membuka peluang yang sebesar-besarnya bagi mahasiswa Untad untuk bekerja sama dalam bisnisnya. “Saya janji untuk mengambil mahasiswa Untad agar bisa bekerja sama dalam bisnis besar yang telah saya investasikan di Sulawesi Tengah ini, sehingga  mahasiswa yang telah berbekal dengan ilmu bisa bersaing di dunia kerja nantinya,” ungkapnya.

Ia juga juga menyampaikan solusi dalam menghadapi masalah- masalah dari pengalaman yang telah dia rasakan selama ini yang juga sering di rasakan oleh para pembisnis lainnya. Menurutnya penanaman modal menjadi titik perhatian suatu usaha. Selain itu, sebagai calon para pembisnis  haruslah juga memperhatikan  fungsi sosial, lingkungan hidup, dan ekonomi secara selaras agar dapat menyeimbangkan antar kondisi berbisnis serta minat para konsumen Ay