Resmikan Sarana Dan Prasarana Baru Dekan Fmipa Harapkan Peningkatan Mutu Fakultas

Selasa (04/04) Koperasi Mipa Tadulako Sejahtera, Kantin, Rehabilitasi Aula, Laboratorium Fisika Dasar, Studio Mini, TPS (Tempat Pembuangan Sampah), dan Lapangan Takraw diresmikan oleh Rektor Untad, Prof Dr Ir H Muhammad Basir Cyio SE MS. Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan penyerahan piala project science Asean Pertamina kepada Fariz Muhammad Gazali dan Rian Hankey Ranonto kepada Rektor tersebut, turut hadir Ketua Dewan Pertimbangan Untad, para Dekan dan Wakil Dekan dalam lingkungan Untad, ketua Darmawanita Untad beserta jajarannya, ketua Darmawanita FMIPA beserta jajarannya, serta ketua Jurusan dan koordinator Prodi di lingkungan Untad.

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Mipa, Dr. Muhammad Rusydi H Msi mengucapkan terima kasih kepada Rektor untad yang telah mensuport kegiatan-kegiatan yang ada di Fmipa. “Dalam kegiatan pada hari ini, dalam rangka peresmian beberapa fasilitas yang kami miliki di fakultas mipa, sebagai pimpinan kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan Untad yang telah membantu dan mensuport kami dalam kegiatan keseharian di mipa ini,” ucapnya.

Dekan Fmipa juga memaparkan beberapa program yang telah berhasil dijalankan di Fmipa selama setahun terakhir, yang dimulai dari perbaikan di bidang IT maupun pendekatan yang telah dilakukan baik kepada seluruh senat-senat fakultas, jurusan, prodi maupun pada mahasiswa dengan tujuan untuk meningkatkan mutu fakultas.

“Selama 2016 kami telah melakukan beberapa perbaikan. Beberapa hal yang kami perbaiki adalah bagaimana memberikan kombinasi fakultas, jurusan maupun prodi, selanjutnya untuk memperbaiki itu semua kami juga memperbaiki data di ICT sebagai sumber data kami. Dan di ICT selalu dilakukan evaluasi oleh penjaminan mutu maupun oleh senat-senat fakultas.  Selanjutnya, ada beberapa hal yang kami lakukan, seperti yang saya sampaikan tadi bahwa kami selalu berkoordinasi kepada mahasiswa, sehingga kebersamaan yang dibangun di fakultas ini semakin hari semakin baik,” paparnya.

Rusydi juga menjelaskan bahwa untuk membangun kesabersamaan antara seluruh civitas akademika fakultas, usaha yang selama ini mereka lakukan adalah dengan 2 metode, yaitu melalui kapasitas dan memperpendek jarak yang ada diantara seluruh civitas .

“Cara yang kami gunakan untuk membangun kebersamaan itu, adalah kapasitas dan jarak yang kami perpendek. Kapasitas yang kami bangun bukan kapasitas vektor  tapi kapasitas skalar, yang mempunyai arah untuk mendapatkan akreditasi yang jauh lebih baik. Kami juga memperpendek jarak diantara kami, melalui pendekatan dari hati ke hati yaitu kejujuran dan keikhlasan bekerja dari teman-teman yang ada di fakultas ini agar semakin hari semakin baik. Yang ke-2 lewat teknologi yang juga menggunakan HATI (Hight Acceleration Technology and Information), kami selalu memperbaiki komunikasi kami,” jelasnya.

Selain itu, Rusydi juga menambahkan bahwa seluruh prodi yang dilingkup Fmipa telah menerapkan kurikulum berbasis KKNI. Selain menerapkan kurikulum berbasis KKNI tersebut, Fmipa juga selalu melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran, baik pada mahasiswa maupun dosen yang dilakukan melalui kerjasama antara fakultas dengan LPPMP. Tidak hanya itu, pihak fakultas juga selalu melakukan pemetaan-pemetaan terhadap mahasiswa-mahasiswa yang bermasalah, yang dapat diketahui melalui sistem yang ada pada bidang ICT.

Sedangkan dari sisi sarana dan prasarana, Dekan Fmipa tersebut mengungkapkan bahwa pihak fakultas telah melakukan penambahan beberapa fasilitas maupun melakukan rehabalitasi terhadap beberapa fasilitas yang ada, yang hari ini telah diresmikan secara simbolis dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh ketua Darmawanita Untad.

Rusydi menambahkan pada kegiatan kali ini, terdapat beberapa fasilitas fakultas yang akan diresmikan, dan tentunya semua fasilitas  tersebut akan dapat dirasakan langsung dan memberikan pembelajaran-pembelajaran baru bagi mahasiswa.

“ Kita lakukan pembuatan koperasi, yang awalnya kami hanya kasih model 2,5 juta dan alhamdulillah 1 tahun berjalan ternyata telah mempunyai omset sekitar 138 juta. Kemudian pembuatan kantin, yang diilhami dari perkataan Pak Rektor yang katanya tidak boleh ada yang kumu, sehingga dibuat 1 kantin yang terdapat 7 stand, 1 motori oleh darmawanita, kemudian 1 oleh mahasiswa karena kami selalu berprinsip bahwa harus selalu ada pembelajaran kepada mahasiswa dan yang lainnya oleh masyarakat. lalu kami juga membuat TPS karena tidak boleh berantakan. Kemudian rehab Aula dan kami juga berencana untuk menambahkan fasilitas Skype, kemudian kami juga mebuat studio mini dan lapangan takrau di Biologi dan rehab Laboratorium Fisika Dasar,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Rektor Untad, Prof Dr Ir H Muhammad Basir Cyio SE MSi, menjelaskan bahwa sarana dan prasarana yang dimiliki Fmipa tersebut akan memberikan banyak manfaat terkhusus bagi mahasiswa.

“Sarana dan prasana di fakultas mipa terkhusus bagi anak-anak kita, dengan adanya kantin dan koperasi insya Allah ini akan bersentuhan langsung dengan mahasiswa, yang berikutnya juga ada beberapa penataan yang sangat baik seperti Aula ini luar biasa,” jelasnya.

Prof Basir juga mngungkapkan apresiasinya terhadap metode Dekan Fmipa yang memaparkan program-program yang telah berhasil dicapai Fmipa dengan tidak menggunakan sistem pidato yang monoton. Vv