Workshop Program Studi Akuakultur Fapetkan, Hadirkan Pembicara dari Czech University of Life Sciences Praha

Suasana saat Miloslav Petrtyl PhD memberikan materi pada peserta workshop. (FotoFadly Y Tantu)

Rabu (05/04), program Studi Akuakultur Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Universitas Tadulako (Untad), langsungkan Workshop : Fish Collecting, Identification, And Sample Handling, yang dibuka secara resmi oleh Dekan Fapetkan, Prof. Ir. Burhanudin Sundu, M,Sc,Ag ,Ph.D di ruang senat Fapetkan Untad.

Workshop yang dihadiri Mahasiswa Fapetkan, Mahasiswa dan Dosen Jurusan Biologi FMIPA, serta Pegawai Balai Pembenihan Ikan Dinas Perikanan Untad ini, diinisiasi oleh Dr Jusri Nilawati, dan Dr Fadly Y Tantu dengan menghadirkan Miloslav Petrtyl Ph.D, lecture Departement of Animal Husbandry, Faculty of Animal Husbandry and Fishary, českázemědělskáuniverzita v praze (Czech University of Life Sciences Prague).

Dr Jusri Nurlika mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menambah keterampilan mahasiswa dalam penelitian. Kegiatan sejenis ini, ungkapnya sudah berkali-kali dilakukan. Diantaranya melalui skype, untuk mendapatkan ilmu dari dosen tamu luar negeri. Melalui  workshop  ini  lanjutnya,  mahasiswa akan mendapat kantambahan pengetahuan tentang penelitian terhadap ikan dan perairan.

“Kegiatan ini sebenarnya bukan pertama kali. Kami sudah berkali-kali membuat kegiatan sejenis. Diantaranya melalui skype dengan dosen tamu dari luar negeri. Tentunya saya berharap dengan kegiatan ini, mahasiswa belajar menjadi mahasiswa yang seharusnya mahasiswa. Tingkatkan skill kompetisi diri untuk bersaing pada masa yang akan datang. Saya yakin Universitas Tadulako bisa,” tutur Dr Jusri.

Prof Burhanudin dalam sambutannya juga mengatakan tema kegiatan ini sangat penting dan menarik, terutama bagi yang sedang melakukan penelitian, khususnya bidang perairan. Sehingga Dekan Fapetkan ini berharap kepada mahasiswanya agar mengikuti workshop ini dengan serius.

“Kegiatan yang diiniasi dosen Fapetkan ini sangat penting dan menarik. Apalagi dengan tema Fish Collecting, Identification, And Sample Handling yang akan dibahas tuntas oleh keynote speaker kita, Miloslav. Sehingga workshop ini menjadi sangat krusial bagi peneliti termasuk anak-anakku yang akan menyelesaikan tugas akhir. Di sini nantinya akan dibahas dari yang paling awal, memetakan sampel kita, kemudian bagaimana kita melakukan collecting sampel, dan lain-lain. Pada akhirnya kita melakukan analisis pada sampel-sampel itu. Saya yakin ketiga cara ini Fish Collecting, Identification, And Sample Handling, akan mendapatkan output yang berbeda jika dilakukan dengan cara yang berbeda. Oleh karena itu, saya berharap kepada anak-anakku  agar  serius mengikuti workshop ini agar seluruh materi dapat kita serap dan praktekan dengan baik,” ucap Prof Burhanudin.

Di awal materinya, Miloslav menyampaikan bahwa para peneliti di bagian perairan harus mengetahui apa-apa saja yang ada di perairan terlebih dahulu. Hal ini Juga dimaksudkan untuk memanfaatkan sumber daya perairan yang ada pada suatu wilayah.

Penggunaan sampel lama dengan sampel baru, menurut Miloslav bermanfaat untuk mengetahui perbedaan kedua sampel tersebut, dengan waktu pengambilan yang berbeda. Sehingga peneliti bisa tahu apa yang terjadidengan suatu perairan melalui sampel baru dan sampel beberapa tahun lalu.

“Pengetahuan mengenai apa-apa saja yang ada di perairan, berkaitan dengan bagaimana kita mengelola sumberdaya kita. Ada orang yang tahu sumberdaya apasaja yang ada, tetapi tidak tahu bagaimana membuat sampel itu bertahan selama mungkin. Ini adalah pengetahuanyang bisa kita ambil step by step, dan apa yang kita ambil dari sampel kita saat ini bisa kita gunakan dalam beberapa waktu kedepan,” jelas Miloslav. ikr

 

 

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here