Dr Frits Tekankan Pentingnya Kebiasaan Berpikir bagi Matematikawan Terapan

Matematika bukan hanya sekedar ilmu perhitungan yang diajarkan di bangku sekolah, namun matematika juga hadir dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.Untuk itu,seorang matematikawan terutama di bidang terapan haruslah jeli dan aktif dalam  melihat berbagai fenomena matematika di sekitarnya.Hal ini disampaikan oleh Dr Frits Van Beckum, dosen dari University of Twente, Belanda dalam kegiatan Seminar Internasional dengan tema “Inspiring Seminar on Mathematics Education in Netherlands : The Overview of An Applied Mathematician” oleh Prodi Matematika Fmipa Untad pada Jumat (5/5) 2017, di IT Center Untad.

Dalam kegiatan tersebut, Frits memberi contoh sederhana tentangkejadian sehari-hari yang dapat digambarkan dalam matematika, “Misalnya peristiwa mendinginnya secangkir panas,jas hujan yang kering ketika digantung di ruangan,penukaran panas dalam termos, sampai keranair yang dihidupkan terus-menerus sampai air dalam wadah yang menampungnya menjadi jernihjuga bisa kita ubah ke dalam bentuk matematika,”terangnya.

Menurutnya, ada tiga prinsip utama yang harus dipegang oleh seorang matematikawan terapanketikamenggambarkan fenomena-fenomena tersebut ke dalam matematika, “Pertama adalah initiative, yakni peka dalam melihat suatu masalah dan memikirkan pemecahannya, keduavisualise, yaitu membuat model matematika dari masalah tersebut lalu mengubahnya ke dalamgrafik atau kurva, dan yang ketiga adalahconvince, yakni meyakinkandiri sendiriterlebih dahulubahwa model tersebut apakah sudah tepatdengan mengeceknya,” jelas Frits.

Dari pengalamannya selama beberapa kali berkunjung ke Indonesia, Frits juga mengamati kebiasaan orang Indonesia dalam belajar yakni seringkali hanya menghafal. Menurutnya, matematikawan jangan terfokus pada hal ini, “Berhentilah fokus pada menghafal, jangan mengandalkan ingatan. Karena pada praktiknya kita selalu menemui masalah baru yang belum pernah kitahadapi sebelumnya, masalah-masalah yang tidak ada dalam ingatan kita,” tegasnya.

Selain itu, Frits juga menekankan bahwa di dunia pendidikan sangat penting ditumbuhkan kebiasaan berpikir ketika dihadapkan pada suatu permasalahan bagi siswa, mahasiswa, khususnya matematikawan terapan, “Artinya jangan menunggu masukan dari orang lain.Pertimbangkan sebuah masalah sebagai tantangan, bukan sebagai tugas.Setelah itu, mulailah pikirkan sendiri, jangan dulu melihat hasil yang didapat orang lain. Jadi segalanya dimulai dari berpikir, inilah sejatinya sikap seorang ilmuwan,” pungkasnya.Nr