Sahabat Beasiswa Chapter Palu Selenggarakan Seminar Beasiswa di Untad

 

Jumat, (28/04) Sahabat Beasiswa Chapter Palu selenggarakan Seminar Beasiswa “Fly With Scholarship” bertempat di Ruang Senat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad). Seminar yang diikuti Para Pemburu Beasiswa yang ada di lingkunganUntad ini menghadirkan Muliono Latief (In Country Manager of Tasmania University Australia), Imam Prasetyo (Awardee LPDP), dan Sukma Impian Riverningtias (Youth Leader Camp for Climate Change Alumnae) sebagai pembicara.

Sahabat Beasiswa chapter Palu diniatkan menjadi wadah bagi putra putri Sulawesi Tengah untuk bisa memperoleh informasi terbaik mengenai beasiswa, baik di dalam maupun luar negeri. Seperti yang diungkapkan oleh Yulizar Pramudika Tawil, ketua sahabat beasiswa chapter Palu dalam sambutannya.

“Ini merupakan kali kedua kami melaksanakan seminar beasiswa setelah grand launching. Sahabat beasiswa chapter Palu diharapkan dapat memberikan putra-putri terbaik untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Kami juga telah memiliki jaringan yang menyediakan informasi terbaik mengenai beasiswa yang ada di dalam maupun luar negeri untuk dibagikan kepada sahabat beasiswa Palu. Alumni yang sudah lolos keluar juga punya tanggung jawab untuk memberi informasi terkait beasiswa kepada Sahabat Beasiswa Palu.”Jelasnya.

Senada dengan itu, ketua panitia pelaksana yang diwakili oleh Mohammad Ali menyampaikan, seminar ini bertujuan untuk memberi informasi kepada para pemburu beasiswa dandibawakan langsung oleh narasumber yang telah menerima beasiswa dari berbagaimacam program beasiswa.

Pembicara pertama, Muliono Latief selaku in Country Manager di Universitas Tasmania, Australia banyak memberi informasi tentang Universitas Tasmania dan peluang untuk melanjutkan studi disana. Muliono juga memperkenalkan beberapa program beasiswa yang ada di Australia.

 

“Kemampuan Bahasa Inggris untuk S2 & S3 secara umum diminta IELTS 6,5. Tapi, dikampus kami masih ada yang menerima 6,0. Program beasiswa  diantaranya LPDP, Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi disini ada S1, BUDI/ DIKTI Scholarship khusus untuk dosen, MORA/ DIKTIS untuk dosen atau mahasiswa yang lulus dibawah Kemenag, Australia Awards Scholarship, IPRS dan APA.” paparnya.

Imam Prasetyo sebagai pembicara kedua, menjelaskan secara singkat mengenai LPDP dan mekanisme didalamnya untuk bisa melanjutkan studi S2 & S3. Imam juga menceritakan pengalamannya sampai meraih beasiswa LPDPhinggamenekankan bahwa beasiswa LPDP diperuntukkan bagi orang-orang yang berkomitmen kuat membangun Indonesia.

“Intinya di dalam LPDP ini adalah, kalian didorong untuk kuliah dan kembali untuk membangun negeri. LPDP membiayai orang yang punya komitmen berbuat untuk Indonesia. Berpikir kuliah untuk mendapat pengakuan dari masyarakat juga tidak salah, tapi yang paling penting adalah tanamkan, saya kuliah dibiayai pemerintah dengan uang rakyat dan setelah selesai punya kewajiban untuk membangun Indonesia,” ungkap Awardee LPDP ini.

Berbeda dengan dua pembicara sebelumnya yang banyak memberi informasi seputar beasiswa S2 & S3, pembicara terakhir, Sukma Impian Riverningtias membawakan informasi seputar beasiswa yang bisa didapatkan selama kuliah S1. Alumni YLCCC ini memotivasi mahasiswa yang masih menjalani pendidikan S1 untuk bisa berpartisipasi dalam program-program serupa.

“Teman-teman yang masih menjalani pendidikan S1, yang masih galau dengan skripsi bisa mengikuti program seperti YLCCC ini. Silahkan cari tahu passion teman-teman ada dimana, kemudian cari informasi tentang beasiswa untuk bidang tersebut. Selain YLCCC masih banyak program lain, misal seni dan kewirausahaan,” ungkap Sukma.ndh

 

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here