Bersama Bidik Misi Se Indonesia HIMADIKSI Untad Lakukan Gerakan Peduli Tolitoli

Perdana, Himpunan Mahasiswa Bidik Misi (HIMADIKSI) Universitas Tadulako menggelar gerakan bersama mahasiswa Bidik Misi Se Indonesia untuk peduli Korban Banjir Tolitoli. Aksi gotong royong penggalangan dana ini digelar pada pekan ketiga bulan Juli.

Ketua HIMADIKSI UNTAD, Muhammad Khaerul (Agroteknologi, 2015), melalui akun linenya menyatakan bahwa kegiatan yang mereka lakukan tersebut didasarkan pada panggilan hati nurani yang ingin meningkatkan rasa kepedulian terhadapa sesama. Terlebih lagi, sebagai mahasiswa Bidikmisi menurutnya, yang tentunya merupakan mahasiswa keluarga kurang mampu, mereka sangat tahu bagaimana rasanya kehidupan masyarakat kurang mampu, ditambah lagi dengan bencana alam seperti di Kabupaten Tolitoli, tentunya sangat membutuhkan uluran tangan kita semua.

Dalam melaksanakan tujuan mulia tersebut, Khaerul mengaku bahwa HIMADIKSI UNTAD tidak bekerja sendiri, tetapi mereka bekerjasama dengan beberapa universitas lainnya melalui bantuan lembaga pusat, yaitu Persatuan Mahasiswa dan Alumni Bidikmisi (PERMADANI DIKSI) Nasional.

“Untuk melaksanakan tujuan ini, kami melakukan kerjasama dengan beberapa universitas lain seperti UNJ, UBB, STAIN SAS Bangka Belitung, POLMAN Bangka Belitung, dan mahasiswa Bidikmisi se-Indonesia melalui PERMADANI DIKSI Nasional dan organisasi Bidikmisi di perguruan tinggi masing-masing yang berada di Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut dapat membangkitkan kembali semangat masyarakat Tolitoli dan juga mampu menambah kekompakkan antar mahasiswa bidikmisi.

“Melalui kegitan ini kami berharap agar masyarakat Tolitoli bisa bangkit kembali dengan adanya bantuan yang diberikan dan merasa bahwa banyak yang peduli terhadap mereka. Adapun untuk mahasiswa bidikmisi sendiri harapannya adalah untuk menambah kekompakkan dan menjalin silaturahmi yang baik”, harap Khaerul.

Selain itu, Andri Hernandes, selaku ketua umum PERMADANI DIKSI Nasional menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi mereka untuk Indonesia yang telah memberikan mereka kesempatan untuk bisa merasakan dunia pendidikan.

“Kita mengadakan kegiatan ini sebagai bukti nyata dan kontribusi untuk Indonesia. Karena selama ini kita telah diberikan bantuan hingga kita bisa kuliah. Untuk itu, kita memberikan bantuan walaupun nominalnya tidak banyak, tapi kita coba untuk berkontribusi,” jelasnya.

Rasa prihatinlah yang mendorong Andri dan teman-teman bidikmisinya melakukan penggalangan dana untuk masyarakat yang tertimpa bencana. “Yang mempelopori kegiatan ini adalah rasa keprihatinan kita terhadap saudara-saudara yang tertimpa bencana. Karena kami melihat di media-media kondisi di lapangan begitu parahnya mbak,” ujar mahasiswa jurusan Ilmu Hukum, Universitas Riau itu.

Andri mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut, melibatkan mahasiswa Bidikmisi dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang turun ke jalan untuk melakukan penggalangan dana, yang nantinya akan disalurkan melalui HIMADIKSI UNTAD.

Ia juga menambahkan, jika memungkinkan maka pengurus pusat juga kan ikut hadir ke lokasi bencana. Namun jika tidak, maka amanah tersebut akan diserahkan kepada HIMADIKSI UNTAD.“Untuk pengurus pusat yang datang ke lokasi, saat ini kita masih berkordinasi dengan pengurus yang terdekat dengan lokasi bencana dan jika memungkinkan akan diusahakan datang. Tapi jika tidak, dari HIMADIKSI UNTAD saja sebagai perwakilan yang akan menyerahkan amanah kawan-kawan Bidikmisi se-Indonesia ke lokasi”, imbuhnya.

Melalui penggalangan dana tersebut, Andri berharap agar mahasiswa maupun alumni bidikmisi bisa lebih peka terhadap lingkungan di sekitarnya, serta bisa selalu berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan sosial.

“Untuk seluruh mahasiswa serta alumni bidikmisi sendiri, diharapkan kedepannya semakin peka terhadap lingkungan dan ikut berpartisipasi dalam setiap kegiatan sosial di lingkungan masing-masing karena kita adalah generasi pemimpin masa depan,” harapnya.Vv

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here