Ekspedisi Biodiversitas Perairan Danau Boano Sau, Sulawesi Tengah

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan tiap tahun di seluruh Indonesia menjadi ajang mahasiswa untuk mengembangkan kreativitasnya melalui ide-ide yang dituangkan dalam pengajuan proposal. Kali ini, Universitas Tadulako lolos dengan 11 judul program PKM dan sebagian besar terdiri dari PKM Penelitian. Salah satu judul program PKM Penelitian yang lolos ialah Ekspedisi Biodiversitas Perairan Danau Boano Sau, Sulawesi Tengah. Ide tersebut digagas oleh 5 mahasiswa asal Fapetkan, yang terdiri dari Windi Asry, Nurazizah, Sari Santi Kalia, Ahmadin, dan Zaki Mubarak serta dibimbing langsung oleh Dr. Ir. Jusri Nilawati, M.Sc.

Windi Asry, selaku ketua tim menjelaskan bahwa danau Boano Sau merupakan danau yang belum dilakukan penelitian-penelitian sebelumnya, dikarenakan belum ada referensi yang mempublikasikan informasi terkait danau tersebut. Windi juga menambahkan bahwa danau Boano Sau yang memiliki luas 25 hektar dengan kedalaman 15 meter dan memiliki substrat berlumpur dijadikan sebagai tempat memancing warga sekitar dan akses jalan warga menuju area perkebunannya. Selain itu disekitar danau juga terdapat hutan primer yang masih sangat alami.

“Sehingga dengan demikian, muncul ketertarikan dan rasa penasaran  untuk melakukan penelitian untuk melihat keragaman biota (biodiversitas) khususnya biota perairan dan potensi lainnya yang dimiliki danau tersebut,” terangnya.

Masih dalam penjelasannya, Windi juga menyampaikan bahwa proses penelitian dilakukan dengan dua metode yaitu pengambilan sampel dan identifikasi. Biota yang diperoleh berupa ikan yang terdiri dari ikan gabus, ikan mujair, ikan tambakan, ikan janggut dan ikan gobi. Selain itu juga terdapat beberapa jenis plankton dan tumbuhan air. Sampel ikan dan plankton tersebut diidentifikasi di Laboratorium Biologi FMIPA dan tumbuhan diidentifikasi di Herbarium Untad.

Windi juga mengungkapkan luaran dari hasil ekspedisi tersebut ialah adanya informasi kepada masyarakat dan pemerintah setempat sehingga dapat melakukan tindakan berupa pengelolaan dan konservasi terhadap danau, dan akan diterbitkannya artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal ilmiah.

“Target luaran kegiatan ini ialah adanya informasi yang dapat kami berikan kepada masyarakat dan pemerintah setempat agar mereka dapat mengelola dan mengkonservasi kawasan danau, selanjutnya informasi yang kami peroleh dapat dijadikan sebagai data untuk penelitian-penelitian selanjutnya melalui artikel ilmiah yang akan dipublikasikan di jurnal ilmiah,” ungkap mahasiswa asal desa Toboli tersebut.

Di akhir penyampainnya, Windi yang merupakan mahasiswa asal Prodi Akuakultur angkatan 2014 ini menyampaikan saran kepada mahasiswa lainnya dan harapan dalam pelaksanaan program PKM ini.

“Saran saya kepada mahasiswa lainnya agar terus mengembangkan dirinya dan jika memiliki rasa penasaran akan suatu hal, maka cari tahulah dan terus mencobanya, sebab segala sesuatu tidak ada yang tak mungkin jika kita mau berusaha dan bersungguh-sungguh. Harapan saya kedepannya agar karya kami ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa lainnya untuk melakukan penelitian di bidang perikanan dan ekowisatanya sehingga penelitian di kawasan danau Boano Sau terus berkembang untuk mengeksplor sumberdaya Indonesia,” tutupnya. Az