GELAR SUBUH BERJAMAAH, LDK UPIM UNTAD AJAK MASYARAKAT MENGISI KEMERDEKAAN DENGAN QUR’AN

Foto Bersama Pengurus LDK UPIM dan jama’ah bersama Ustadz Hartono usai kajian kebangsaan pada agenda Subuh Berjamaah.

Memaknai Hari kemerdekaan Rebuplik Indonesia, Lembaga Dakwah Kampus Unit Pengkajian Islam Mahasiswa (LDK UPIM) Untad menyelenggarakan “Subuh Berjamaah,” Kamis (17/08). Agenda yang dilaksanakan di Masjid Raodha ini dilanjutkan dengan kajian kebangsaan bertemakan “Mengisi Kemerdekaan dengan Qur’an” yang dibawakan oleh Ketua Forum Umat Islam (FUI) Sulawesi Tengah, Ustadz Hartono M Yasin Anda.

Sidiq Rabbani, selaku Ketua Pelaksana kegiatan tersebut, mengutarakan bahwa agenda tersebut sengaja dilaksanakan di momentum kemerdekaan untuk memotivasi dan mengajak masyarakat untuk mengisinya dengan nilai-nilai Al-Quran.

“Agenda ini merupakan upaya LDK UPIM untuk memotivasi diri kami sekaligus mengajak masyarakat khususnya umat islam agar mengisi kemerdekaan ini dengan nilai-nilai qur’ani,”  tutur Sidiq.

Pada kesempatan itu, Ustadz Hartono, begitu sapaan akrabnya menyampaikan, Allah akan mengangkat derajat suatu bangsa dengan Al-Qur’an dan begitu pula sebaliknya.

“Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam telah menyampaikan kepada kita, sesungguhnya Allah mengangkat derajat beberapa kaum (bangsa-red) dengan Al-Qur’an. Dan begitupun sebaliknya, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menghinakan beberapa kaum dengan Al-Qur’an. Tergantung bagaimana sikap kaum tersebut dengan Al-Qur’an,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ustad Hartono mengajak kepada jama’ah yang hadir agar meningkatkan semangat mengkaji Al-Qur’an agar Indonesia bisa sampai pada kemerdekaan yang hakiki.

“Di rumah-rumah, mari kita baca Al-Qur’an. Di majelis-majelis, mari kita kaji Al-Qur’an. Mudah-mudahan dengan begitu, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menurunkan rahmat-Nya agar Indonesia ini merasakan kemerdekaan yang hakiki. Dan kemerdekaan yang hakiki itu, tidak ada jalan lain kecuali kita kembali kepada Al-Qur’an.

Di akhir kajiannya, Ustad Hartono juga mengajak untuk senantiasa menjaga persatuan  dan kesatuan bangsa Indonesia dan betul-betul mengamalkan isi dari pancasila, utamanya pada sila pertama.

“Islam adalah agama yang mengajarkan kerahmatan dan cinta kasih. Olehnya itu, umat Islam harus berada pada garis terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini. Dan juga kita harus betul-betul mengamalkan isi Pancasila, utamanya sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” sebab sila pertama inilah yang menjiwai sila-sila selanjutnya pada Pancasila,” tegasnya.

Wandi, Ketua Umum LDK UPIM Untad berharap dengan dilaksanakannya Subuh Berjama’ah tersebut dapat memberikan motivasi agar hari kemerdekaan dapat diwarnai dengan hal-hal yang penuh manfaat sekaligus mendatangkan keridhaan dan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Kami berharap, agenda ini dapat menjadi perantara motivasi kepada kita semua, khususnya kepada internal LDK UPIM sendiri agar memaknai dan mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang bermanfaat. Sehingga ridha dan rahmat Allah dapat turun kepada kita, dan menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Gafur,” tutur Wandi. Wn

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here