Hijaukan Halaman Jurusan, Bukti Kekompakkan Dosen Dan Mahasiswa Fisika FMIPA

Meski tidak berfokus pada bidang pertanian, Jurusan Fisika FMIPA merubah halamannya menjadi daerah yang hijau dan teduh dengan tanaman-tanaman penghasil buah. Program penghijauan halaman jurusan ini melibatkan kerjasama dosen dan mahasiswa tanpa iming-iming SKS.

Riyan, salah satu mahasiswa yang selama ini sangat aktif dalam mengurusi kebun buah di Jurusannya itu, ketika ditemui di FM 31 Jurusan Kimia FMIPA pada Jum’at (11/08), menjelaskan bahwa mereka sejak dulu memang telah memiliki program wajib untuk melakukan penghijauan dan hal itu juga mendapatkan tanggapan yang baik dari para dosen. Hanya saja untuk saat ini, mereka ingin memanfaatkan tanaman yang dapat memberikan hasil yang nyata, misalnya buah.

“Tanaman yang ada di fisika sebenarnya itu program wajibnya Fisika. Apapun yang berhubungan dengan penghijauan, itu diwajibkan dan sangat disuport sama dosen. Saat ini, tamanan yang kami tanam sudah ada ubi kayu yang bibitnya saya bawa dari kampung, anggur, mangga, buah naga, ubi jalar. Itu sih yang kita lakukan saat ini,” jelas mahasiswa yang perna menjuarai OSN-pertamina itu.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam kegiatan tersebut, tidak jarang dosen pun ikut terjun langsung bersama mereka. Jadi hal itu juga bisa menambah kebersamaan dan kerjasama antara dosen dan mahasiswa di jurusan Fisika.

Baginya kegiatan seperti itu bukanlah hal yang seharusnya dijadikan beban, apalagi sampai mengganggu proses perkuliahannya. Justru saat ditanya tentang alasannya, mengapa ia mau mengurusi kebun yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan ilmu yang ditekuninya saat ini dan bahkan tidak memberikan hasil berupa materi sedikitpun untuknya. Riyan menuturkan bahwa hal tersebut menurutnya sangat menyenangkan dan untuk mengisi waktu senggangnya di sore hari, meski hal itu tidak memberikan penghasilan untuknya dan teman-temannya.

“Seru rasanya, daripada tidak ada kegiatan sore hari. Intinya kerja itu bukan untuk uang, jangan tunggu harus dibayar. Kita kerja dengan ikhlas dan niat untuk bisa memberikan manfaat, kan hasilnya nanti untuk kita semua,” tutur Riyan.

Selain itu, Riyan juga menambahkan hal tersebut mereka lakukan untuk membuat jurusan Fisika bisa menjadi teladan, bukan hanya dibidang akademik tetapi juga penataan lingkungan, ditambah lagi dengan status fakultas MIPA yang perna mendapat gelar fakultas terbersih. Sehingga hal inilah yang menjadi motivasi Riyan dan teman-temannya untuk menjadikan FMIPA terkhusus Fisika yang merupakan Jurusan tertua di MIPA sebagai Jurusan yang mampu menjadi teladan.

Saat ditanya mengenai harapan, dengan bangga Riyan mengungkapkan bahwa ingin merubah statement yang dulu pernah mengatakan tanah UNTAD adalah tanah yang tidak akan mampu menumbuhkan apapun selain kaktus. Mereka ingin membuktikan, bahwa UNTAD kini telah berubah menjadi tanah yang subur dengan harapan nantinya dapat menjadi kampus hijau seperti IPB dan UI.

Salah satu dosen yang juga ikut berperan dalam penghijauan ini, Badaruddin MSc menuturkan bahwa sebenarnya Jurusan Fisika juga sudah sempat memiliki kebun rica dan jagung, hanya saja karena keadaan tanah yang kurang subur, sehingga tanaman itu tidak ditanam lagi dan digantikan dengan bunga. Tapi beberapa bulan terakhir ini, mereka mencoba melakukannya kembali dengan tanaman yang berbeda.

Selain itu, dosen yang juga alumni Fisika UNTAD itu, menambahkan bahwa ia bangga dengan para mahasiswanya yang tidak perlu menunggu arahan dari dosen, mereka dengan sendirinya tergerak untuk melakukannya meski tanpa iming-iming SKS. Bahkan dosen yang akrab disapa Pak Badar itu berharap agar kedepannya mereka semua bisa menikmati hasilnya bersama, sehingga hal itu dapat membangun prinsip kebersamaan baik antar mahasiswa maupun dosen.Vv

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here