MPM Al-Iqra Rutinkan Kajian Umum Bulanan di Tengah Kota

Demi mendakwahkan Islam secara luas, MPM Al-Iqra FEKON UNTAD rutin mengadakan  kajian bertema KHAS (Kajian Hangat Seputar Islam). Peserta yang ditargetkan bukan hanya mahasiswa melainkan Masyarakat sekitar Kota Palu.    

            Koordinator Syiar dan Dakwah, Muhammad Fagih dalam keterangnnya kepada Media Tadulako (18/8), mengungkapkan bahwa periode pelaksanaan KHAS dilakukan setiap bulan. Demi mencapai target peserta, pelaksanaan kajian dilakukan di tengah kota .

“KHAS adalah salah satu rangkaian kegiatan yang rutin kami lakukan, untuk waktu pelaksanaan adalah sebulan sekali. Saya bersama teman lain memilih tempat yang berada di tengah kota seperti Masjid Firdaus Sigma, agar Mahasiswa maupun Masyarakat Umum dapat menjangkau,” jelasnya.

Mahasiswa Akuntansi tersebut menambahkan, selama pelaksanaan kegiatan tersebut, peserta KHAS lebih banyak dari kalangan Mahasiswa, walaupun ada beberapa Masyarakat Umum yang juga hadir.

“Seperti yang saya jelaskan di awal, bahwa kajian ini bersifat umum, sehingga masyarakat sekitar menjadi targer untuk kami hadirkan. Sejauh ini sudah ada masyarakat yang rutin mengikuti kajian, meski jumlahnya dapat dihitung jari. Maka dari itu kami harus berfikir extra bagaimana membuat kajian menjadi hal  yang menarik untuk mereka,” papar mahasiswa Akuntansi tersebut.

Ia menambahakan, masih banyak kegiatan syiar dan dakwah lain, yang terus diupayakan untuk tetap berjalan.“Selain KHAS, kami juga mempunyai beberapa agenda kegiatan seperti LDR (Lembaga Dakwah Religi), FEKON mengaji, dan ceramah singkat bentuk vidio. Beberapa kegiatan ini, akan tetap saya koordinir keberlangsungannnya agar menambah wadah untuk mempelajari Islam,” terangnya

Sejalan dengan itu, Muhammad Hadi selaku Ketua Umum MPM Al-Iqra menegeskan, akan tetap istiqamah mengemban amanah dakwah melalui berbagai uslup dakwah agar kajian Islam menjadi hal yang disenangi bagi semua kalangan .

“Kami masih terus berinovasi meningkatkan kreativitas dakwah, sehingga kajian tidak menjadi hal yang dijauhi namun justru disenangi. Seperti kegiatan-kegiatan besar yang sudah pernah dilaksanakan, itu sudah cukup menjelaskan bahwa kami ingin mengemban dakwah secara luas tidak hanya dilingkungan kampus,” tegasnya. Hw