PESERTA SII FISIP MEMBLUDAK

Mahasiswa Pecinta Musholah (MPM) Al-Jihad FISIP kembali selenggarakan Studi Islam Intensif bagi Mahasiswa Baru 2017 dengan mengusung tema, “Tingkatkan Semangat SII dan Mentoring Menuju Mahasiswa Berkarakter Islami”. Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada Jumat (08/09) di Gedung Islamic Center dan dilanjutkan dengan pemberian materi pada sabtu sampai minggu, (08-09/09) di Ruang Senat Lama FISIP bagi peserta perempuan dan BTF 5 bagi Peserta laki-laki.

 

Dekan FISIP, Dr. Muh. Nur Ali, M.Si dalam sambutannya yang sekaligus membuka kegiatan menekankan pentingnya Studi Islam Intensif bagi mahasiswa baru yang akan segera menapaki babak baru dalam lingkup pendidikan tinggi yag lebih mengedepankan kemandirian. Lewat SII ini lanjutnya, mahasiswa baru dapat memeroleh bimbingan dan arahan dari para mentor agar dapat menanamkan pondasi berpikir yang islami.

 

“Studi Islam Intensif ini rasanya memang pas sekali untuk mengawali, untuk memperkuat, warna pengkajian dan pendalaman ilmu dalam lingkup pendidikan tinggi, yang identik dengan pembelajaran orang dewasa, lebih mengedepankan kemandirian. Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali godaan, ajakan, yang menjadi tugas kita besama untuk mengarahkan, mencerahkan hingga kita bergandengan tangan. Saya kira dalam SII nanti lewat bimbingan, arahan, dari mentor, anak-anakku mulai bisa menangkap dan menanamkan pondasi berpikir yang Islami,” ungkapnya.

 

Pada hari berikutnya, proses pemberian materi, diskusi, dan sharing dimulai, peserta SII yang awalnya hanya berkisar 400 orang, membludak menjadi 646 orang. Ramadhan, selaku Ketua Panitia menyampaikan keterkejutannya waktu itu, namun, tetap berusaha menampung dan memberikan pelayanan terbaik.

 

“Hitungan terakhir registrasi peserta setelah pembukaan jumat kemarin itu peserta hanya berjumlah 400 orang lebih, dan hari berikutnya membludak jadi 600 lebih. Alhamdulillah, sampai di detik-detik terakhir sebelum rangkaian kegiatan inti dimulai, teman-teman mahasiswa baru tergerak untuk datang dan mengikuti SII. Semuanya kami terima, dan kami usahakan agar mendapatkan pelayanan terbaik,” terang mahasiswa program studi Sosiologi ini.

 

Senada dengan itu, Muhammad Nur, Ketua Umum MPM Al-Jihad juga memandang positif antusiasme mahasiswa baru yang berpartisipasi pada SII kali ini. Lebih lanjut, Ahmad berharap, semangat mahasiswa baru tidak hanya sampai di SII, namun bisa berlanjut ke mentoring.

 

“Hal ini menjadi menjadi catatan penting bagi kami untuk pelaksanaan SII selanjutnya, agar bisa lebih baik dan lebih siap apabila peserta membludak tiba-tiba. Lebih dari itu, harapan kami bersama semoga semangat mahasiswa baru tetap terjaga sampai mengikuti prosesi mentoring nantinya,” tuturnya. Ndh