Tanamkan Sifat Anti Korupsi Melalui Karya Kreatif

Indra Oktora, Mahasiswa Fisika FMIPA UNTAD berhasil mendapatkan kepercayaan KPK sebagai Leader anti korupsi untuk Pulau Sulawesi dalam Anti Coruption Youth Camp (ACYC) 2017 yang dilaksanakan selama 1 Minggu (03-10/12) di Bandung.

Indra menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan KPK yang bekerjasama dengan berbagai komunitas sosial dengan tujuan membentuk karakter anti korupsi pemuda melalui media digital campaign.
“Kegiatannya bernama ACYC 2017. Kegiatannya dilaksanakan oleh KPK yang bekerjasama dengan komunitas Youth Proactive, Gusdurian, Ketcil Bergerak dan berbagai komunitas lainnya. Kali ini mengambil tema “Millenial, beda dan berkarya”. Kegiatan yang dilaksanakan selama 03-10 Desember di kota Bandung ini bertujuan untuk membentuk karakter antikorupsi pemuda yang akan menjadi agent di daerahnya masing-masing tetapi dengan menggunakan media digital campaign,” jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa dari kegiatan tersebut, banyak hal yang bisa ia dapatkan dimulai dari pengalaman sampai bertemu orang-orang hebat. “Kalau ditanya tentang apa yang didapatkan. Banyak sekali, dalam kegiatan ini saya dipertemukan dengan panitia-panitia yang luar biasa, keynote speaker seperti artis Melanie Subowo, penulis novel Pidi Baiq, dan tentunya dari tim KPK. Ditambah lagi dengan pemateri kelas kreatif seperti youtuber cameo project, pegiat komik digital seperti komikazer, penulis blog dari Kompas, musisi Jason Ranti, dan masih banyak lagi,” ungkapnya.
Indra mengatakan bahwa kegiatan tersebut telah menyadarkan ia, betapa buruknya perilaku korupsi, sehingga sudah menjadi tanggungjawab bersama untuk menumpas perilaku tersebut. “Dari kegiatan ini semakin menyadarkan saya bahwa korupsi itu memang sangat jahat dan ini adalah tanggungjawab kita semua untuk melawannya. Karena di kegiatan ini kami bukan hanya mendapatkan materi tapi juga dituntut untuk memberikan aksi,” terangnya.
Ia melanjutkan bahwa telah dirumuskan suatu kampenya nasional anti korupsi yang akan dilaksanakan di Pulau Sulawesi dan Sumatera. Dalam kampanye tersebut, ia diamanahkan menjadi leader project untuk Pulau Sulawesi. Dalam proyek tersebut juga akan dihasilkan berbagai karya kreatif sebagai upaya penerapan sikap anti korupsi.
“Dalam kegiatan ini kami telah merumuskan campaign nasional yang akan dilaksanakan di Sulawesi dan Sumatera. Saya terpilih sebagai leader project untuk Sulawesi, kami juga akan berperan aktif dalam melakukan campaign anti korupsi baik di sekolah, UNTAD maupun tempat lainnya yang menyasar masyarakat banyak. Tidak lupa dengan karya, kami akan produktif dalam membuat video, blog, meme, dan karya lainnya yang berhubungan dengan anti korupsi,” lanjut Indra.Vv