Untad Tingkatkan Kualitas Mutu Internal

(7-8/12), Lembaga Pengembangan dan Penjaminan mutu Pendidikan (LPPMP) menyelenggarakan Pelaihan Sistem Pejaminan Mutu Internal dalam rangka meningkatkan kualuitas mutu di Universitas Tadulako.

Pelatihan ini meghadirkan Prof Dr drh Nyoman Sadra Darmawan MS, tim pengembangan sistem penjaminan mutu internal yang berasal Universitas Udayana.
Prof Nyoman mengatakan, penjaminan mutu pendidikan tinggi mempunyai dasar hukum yakni UU No 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi khususnya pada bab 3.
“Disana terdapat beberapa bagian yang mengatur beberapa hal antaralain sistem penjaminan mutu, standar pendidikan tinggi, akreditasi, pangkalan data pendidikan tinggi, serta lembaga layanan pendidikan tinggi.” Sebut Prof Nyoman.
Pada Pasal 52 ayat 23 UU dikti tersebut lanjutnya, dinyatakan bahwa menteri menetapkan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi dan standar nasional pendidikan tinggi.
Prof Nyoman juga menerangkan, sebagaiamana Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) No 62 Tahun 2016 Pasal 1 dinyatakan, mutu pendidikan tinggi dapat dilihat pada kesesuaian antara penyelenggaranaan pendidikan tinggi dengan standar pendidikan tinggi yang ditetapkanm oleh perguruan tinggi.
Olehnya itu, Prof Nyoman mendorong agar Universitas Tadulako segera melakukan penyesuaian dengan standar pendidikan tinggi yang telah ditetapkan oleh Kemenristekdikti. Hal ini juga akan sangat baik terhadap akreditas institusi.
Rektor Universitas Tadulako, Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS dalam sambutannya menuturkan, standarisasi yang ada merupakan suatu rujukan namun tidak untuk dijadikan sebagai pembandingan. Sebab, nasib suatu perguiruan tinggi, sangat ditentukan oleh letak geografisnya. Sehingga standar perguruan tinggi yang direapkan pun seringkali tidak bisa diterapkan sepenuhnya.
“Penerapan standar pendidikan tinggi ini sebenarnya tidak ada yang sulit, akan tetapi elemen elemen penunjangnyalah yang seringkali tidak siap yang ada ketika standar itu diterapkan. Elemen penunjang dalam hal ini misalnya sarana dan prasarana. Hal ini tidak bisa dipungkiri. Olehnya itu disetiap universitas akan berbeda standarnya.” Pungkasnya.
Prof Basir juga mengatakan, tulang punggung dalam penerapan standar tersebut ada di Fakultas dan program studi. Olehnya itu Rektor berpesan, agar Dekan Fakultas dapat mengawal Fakultas dan Prodi-prodinya secara optimal.
Selanjutnya Prof Basir berharap, Pelatihan yang diselenggarakan dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Untad, sehingga dapat bergerak maju dan berkembang.
“Semoga apa yang dihasilkan dari pelatihan ini, dapat memberikan hasil yang terbaik. Sehingga kedepan, Universitas Tadulako bisa terus bergerak maju dan berkembang, setapak demi setapak meski pun tidak akan sama seperti kampus-kampus besar seperti UI dan UGM. Minimal mengikut dengan Universitas Udayana.” Tandas Prof Basir dipenghujung sambutannya sebelum membuka Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal tersebut. Wn

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here