Jaring anggota yang berkualitas, Tim REKSI Fahum adakan tes tertulis

Ket. Foto: Suasana seleksi tertulis calon anggota Reksi Fahum Untad di Gedung kelas Fahum (Foto: Dok. Panitia Penyelenggara)

Jaring anggota berkualitas, Tim Rekam Sidang Tipikor (REKSI) Fakultas Hukum (Fahum) Universitas Tadulako (Untad) adakan tes tertulis dalam rangka penerimaan anggota baru tahun 2020, pada Jumat (10/01) bertempat di Gedung BT 13 Fahum Untad.

Tim REKSI merupakan tim yang berfungsi memberikan pengawasan terhadap persidangan tipikor. Tim ini merupakan perpanjangan tangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melaksanakan perekaman sidang tipikor berdasarkan surat kerjasama antara Untad dengan KPK, kerja sama antar kedua institusi ini sudah dibangun sejak tahun 2016.

Andi Intan Purnamasari SH MH LLM selaku Ketua tim REKSI Fahum Untad mengungkapkan bahwa pada open recruitment tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana tahun ini para calon anggota akan diseleksi melalui tes tertulis yang terdiri dari 25 soal pilihan ganda dan 1 soal kasus dengan tema KPK dan tipikor.

Recruitment dilakukan setiap tahun, namun baru tahun ini diadakan tes secara tertulis, tahun-tahun sebelumnya recruitment didasarkan pada syarat beberapa mata kuliah yang telah ditempuh oleh mahasiswa, dan selama setahun mahasiswa yang telah di SK kan oleh dekan bisa saja diganti oleh mahasiswa lain bila tidak konsisten dalam pelaksanaan perekaman sidang,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa tes tertulis yang dilakukan tahun ini bertujuan untuk menjaring mahasiswa yang tergabung dalam tim Reksi yang minimal memiliki pengetahuan dasar tentang tipikor.

“Tujuannya adalah mahasiswa yang nanti tergabung sudah harus memiliki pengetahuan dasar tentang tipikor, karena setiap kali persidangan, tim akan menyusun risalah hasil persidangan yang direkam, dan pada akhir kasus bila kasus telah berada pada agenda putusan maka tim akan menyusun IRAC yakni berupa kesimpulan terhadap kasus tersebut dan IRAC sendiri dapat berupa ekseminasi,” tuturnya.

Kemudian, ia berharap ke depannya tim REKSI Fahum Untad dapat menjadi pengawas yang kredibel dalam mengawasi jalannya sidang tipikor di Sulawesi Tengah, selain itu dapat menjadi salah satu tim REKSI terbaik di Indonesia melalui mekanisme evaluasi yang dilakukan oleh KPK serta dapat memberikan kontribusi kepada negara.

“Yang paling penting adalah bagaimana adik-adik yang tergabung dalam tim REKSI Fahum Untad dapat memberikan kontribusi kepada negara untuk membantu negara keluar dari stigma darurat korupsi,” harapnya

Sementara itu, Yusdar Subandari selaku panitia penyelenggara berharap mahasiswa yang terlibat dapat mengoptimalkan dan membantu KPK dalam memonitoring tindak pidana korupsi. Ia juga berharap hal tersebut bisa menjadi wadah pembelajaran mahasiswa.

“Harapan saya di samping juga kegiatan ini sebagai wujud pemantauan dari sisi peradilan, hal ini  juga dimanfaatkan sebagai bahan kajian mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan perekaman ini untuk memperdalam kajian hukum acara pidana,” harap Yusdar. AW

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here