Jelang pemilu raya, HIMAP gelar musyawarah besar

(Kamis, 10/1) –  Menjelang pemilu raya, Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik (HIMAP), laksanakan musyawarah besar. Kegiatan yang bertemakan “Membuka gerbang masyarakat untuk organisasi yang lebih Demokratis, Kritis dan Produktif” digelar di Gedung senat lama FISIP. Kegiatan tersebut dihadiri oleh HMJ dan UKM yang ada dilungkungan FISIP, turut hadir membuka kegiatan Dr Hj Ani Susanti, selaku koordinator  program studi jurusan Administrasi publik.

Ketua pelaksana, Riska Pontoh, menuturkan kegiatan ini dilakukan setiap akhir periode kepengurusan.  Namun berbeda dengan kebanyakan himpunan lainya, pemilihan ketua umum  HIMAP dilakukan dengan jalur pemilu raya, artinya seluruh mahasiswa jurusan administrasi publik dapat berpartisipasi dalam kepemilihan ketua umumnya.

“kita belum melakukan pemilihan umum, hal itu membuat sidang skorsing sampai waktu yang tidak ditentukan, karena proses pemilihanya melalui pemilihan umum atau pemilu raya, tujuanya agar lebih membuka ruang demokrasi untuk mahasiswa Administrasi publik,” tuturnya.

Tema Membuka gerbang masyarakat untuk organisasi yang lebih Demokratis, Kritis dan Produktif diharapkan dapat memacu mahasiswa HIMAP untuk lebih baik kedepannya.

“Tema ini diangkat, karena kita ingin hasil dari musyawarah tersebut bisa membuat perubahan bagi HIMAP dengan ide-ide  yang membangun, sehingga HIMAP mampu melakukan terobosan-terobosan untuk kemajuan HIMAP,” tambah Riska.

Musyawarah besar dilaksanakan dengan agenda laporan pertanggung jawaban bagi kepengurusan sebelumnya, kemudian disusul dengan agenda penentuan syarat-syarat bakal calon ketua  yang akan dilakukan dengan jalur pemilihan umum nantinya.

Berdasarkan keputusan musyawarah besar untuk tahun ini, Pemilihan umum atau pemilu raya tidak lagi mengadakan debat kandidiat seperti sebelumnya yakni pemaparan visi dan misi melainkan berupa pemaparan program kerja. Hal ini karena dimusyawarah besar sudah memutuskan untuk membuat visi dan misi himpunan yang nantinya akan diwujudkan oleh kepengurusan yang baru.

Ketua umum HIMAP sekarang, Fauzan Rizki, menjelaskan bahwa calon ketua yang memenuhi syarat-syarat akan menjalani proses pemilu raya, dan akan dipilih oleh seluruh mahasiswa administrasi publik. Ia berharap nantinya kepengurusan yang akan datang harus lebih baik dari sebelumnya dan menjadikan himpunan untuk selalu ada untuk seluruh mahasiswa administrasi publik.

“harapanya, kepengurusan selanjutunya harus lebih baik dari sebelumnya, lebih kompak dalam menjalankan proker-proker dan harus selalu ada bukan hanya untuk sesama anggota himpunan, tetapi untuk seluruh mahasiswa adm,” jelasnya. NB