Musyawarah Besar LDK UPIM UNTAD Melalui Mubes -XXIII Harapan Pencapaian 200 kader Intelektual Religius

Jum’at-Ahad (1-3/02) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Unit Pengkajian Islam Mahasiswa (UPIM) Universitas Tadulako (Untad) Laksanakan Musyawarah Besar (MUBES) yang ke-23. Bertempat di Ruang Senat Fapetkan, agenda tersebut  mengangkat tema “akselerasi peran LDK UPIM Dalam Rangka Menggelorakan Kebaikan di Kampus Tadulako”.

Upim sebagai lembaga dakwah kemahasiswaan di Univestas Tadulako, kembali melangsukan musyawarah besar untuk menentukan nahkoda baru yang akan melanjutkan estafet kepengurusan untuk periode 2019-2020.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Senat Fapetkan itu dibuka resmi dosen pembina Upim, Dr Muhammad Khairil S Ag MSi, dalam sambutannya beliau menyampaikan jika memahami bahasa musyawarah pasti ujungnnya adalah mufakat dan mengatakan kepada pengurus musyawarahlah dengan sebaik-baiknya.

“Dalam pemilihan ini kalau bisa tidak berseteru, hal-hal yang terpaksa melalui jalur voting maka kita ikuti, walau tentu musyawarahlah sebaik-baik penyelesaian silang pendapat. Di sini ananda mungkin datang dari berbagi latarbelakang, tapi ketika sampai di UPIM, semua bendera kita tanggalkan, yang ada tinggal bendera lembaga ini,” terang Dr Khairil.

Mubes yang dilangsungkan selama kurang lebih 3 hari ini, membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), LPJ pengurus sebelumnya, serta pemilihan ketua umum yang baru. Dalam pemilihan tersebut Rizal Iqwaldi ditetapkan sebagai Ketua LDK UPIM selanjutnya.

Rizal Iqwaldi selaku ketua terpilih mengatakan diera milenial ini tantangan terbesar adalah bagaimana agar lembaga tersebut dapat maksimal meraih kader sebanyak-banyaknya. Untuk itu, Rizal menargetkan lembaganya dapat meraih minial 200 kader di masa kepengurusannya.

“Di kampus UPIM memiliki peran sentral sebagai penetralisir arus pemikiran, ia juga merupakan wadah yang melahirkan generasi penerus bangsa, maka kami berupaya untuk mengoptimalkan peran dan menjawab tantangan merekrut 200 kader dalam periode kepengurusan ini,” jelas Iqwaldi.

Dalam pidato perdananya, Rizal menegaskan target tersebut akan menjadi pelecut baginya dan kepengurusan yang akan terbentuk nantinya.

“Target kita itu nantinya akan menjadi semangat baru bagi kepengurusan UPIM ke depan. karena diera milenial ini nilai empati terhadap dakwah, terhadap rahim Ibu Pertiwi untuk menghasilkan kader-kader yang berintegritas telah mengalami kemunduran,” tambahnya.

Muh. Sholleh selaku ketua panitia menjelaskan tema tersebut bermakna akselerasi atau percepatan pergerakan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) sebagai perang dari Ldk Upim. RR