Bertema Likuifaksi, Himpunan Mahasiswa Tehknik Sipil gelar LKTI tingkat Nasional

Himpunan Mahasiswa Tekhnik Sipil (HMTS), Fakultas Tekhnik, Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan lomba Karya Tulis Ilmiah bertemakan “Potensi Bahaya Likuifaksi dalam Peta Rawan Bencana dan Penanggulanganya”. Bertempat di Gedung Senat Fakultas Tehknik, kegiatan dibuka langsung oleh Dekan Teknik, Prof Dr H Amar  Akbar Ali ST MT, Rangkaian kegiatan lomba karya tulis ini merupakan tahap akhir dari seleksi yang telah dilakukan sebelumnya.

Lomba Karya Tulis Ilmiah ini sendiri merupakan program kerja dari HMTS Untad yakni Research Innovation Technology of Tadulako Engineering (RITTER) tahun 2019. Para pendaftar lomba berasal dari bermacam daerah utusan dari Universitas-Universitas di seluruh Indonesia. Diantaranya perwakilan dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang (UNS), Universitas Sebelas Maret (UNSEMAR), Universitas Islam Negeri Jepara. Untad sendiri menyumbangkan 2 tim yang berhasil lolos ke tahap akhir.

Dalam sambutanya, dekan Prof Amar mengungkapkan apresiasinya terhadap Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil yang telah membuat Lomba karya tulis ini menjadi kegiatan rutin tahunan.

“Saya sangat mengapresiasi kepada panitia dari RITTER ini, yakni Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil yeng mana menjadikan lomba karya ilmiah ini menjadi agenda tahunan,” ungkapnya.

 

Tema yang diangkat juga berkaitan dengan fenomena yang pernah terjadi di kota Palu, yakni Likuifaksi yang merupakan bencana Alam yang paling banyak memakan korban, dan merupakan hal yang menarik untuk diteliti.

“Terkait dengan tema ini, saya kira ini menjadi satu fenomena baru yang menarik untuk  dikemukakan, termasuk kemarin terdapat peneliti-peneliti dari Jepang yang menggangap bahwa fenomena alam likuifaksi di Kota Palu ini  menarik dan spesifik yang pernah terjadi di dunia,” tambahnya.

Hermawan susanto, selaku ketua penyelenggara lomba ini menjelaskan bahwa kegiatan RITTER juga pernah menjadi ajang Lomba berskala nasional pada tahun 2016 dengan bentuk lomba yang berbeda.

“RITTER merupakan sebuah wadah untuk mahasiswa untuk menuangkan ide-idenya, RITTER pernah membuat lomba skala nasional pada tahun 2016, kemudian kita ulang lagi pada tahun ini dengan lomba yang berbeda,” jelas Hermawan. NB

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here