Dapat Instruksi Menteri, Rektor Langsung Tancap Gas

Rektor Universitas Tadulako (UNTAD), Prof Dr Ir H Mahfudz MP langsung menindaklanjuti instruksi dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti). Instruksi tentang dorongan publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi itu disampaikan langsung oleh Menristekdikti, Prof H Mohamad Nasir PhD saat melantik Prof Mahfudz bersama empat pimpinan Perguruan Tinggi negeri lainnya, pada Rabu (6/3) di Kemenristekdikti, Jakarta.

Terkait dengan itu, Prof Mahfudz menyampaikan dirinya akan langsung menggelar rapat koordinasi bersama Penanggungjawab Center for International Article Publications (Cef-InAP), Prof Dr Ir H Muh Basir Cyio SE MS, Koordinator Cef-InAP, dan segenap jajaran tim ahli Cef-InAP.

Rapat koordinasi itu, kata Rektor, dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi Menristekdikti terkait peningkatan publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi.

“Senin (11/3) nanti, saya akan melakukan rapat koordinasi dengan Pihak Cef-InAP, dalam hal ini Bapak Prof Basir Cyio selaku penanggungjawab, Koordinator dan segenap tim ahli Cef-InAP,” kata Prof Mahfudz.

Prof Mahfudz berharap agar dosen UNTAD dapat didorong untuk meneliti dan mempublikasikan hasil penelitian di jurnal internasional bereputasi. Pimpinan UNTAD, ujar Prof Mahfudz, menyiapkan Cef-InAP sebagai unit yang akan memfasilitasi dosen yang akan mempublikasikan artikelnya di jurnal internasional bereputasi.

Lebih lanjut, dengan melihat tuntutan ke depan, Prof Mahfudz berencana akan mengubah Cef-InAP menjadi International Publication and Collaborative Center (IPCC). Perubahan itu, ujar Rektor, bertujuan untuk memperluas jejaring kerja sama terkait publikasi artikel di jurnal-jurnal bereputasi dan terindeks.

“Kami akan berupaya untuk menjalankan instruksi Pak Menteri. Selain menjalan instruksi untuk pencapaian target dan peningkatan publikasi, juga memiliki peran penting untuk peningkatan kapasitas dan kualitas dosen UNTAD. Olehnya, Senin saya akan mengundang Tim Cef-InAP untuk rapat koordinasi,” kata Prof Mahfudz. (humas)

 

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here