Kerjasama Dengan UMI, FATEK Buka Program Insinyur

Berlandaskan kepedulian terhadap sesama, Fakultas Teknik (FATEK) UNTAD dan Fakultas Teknik Industri (FTI) UMI melakukan kerjasama pembukaan program Insinyur di UNTAD. Penandatanganan nota kesepahaman yang akan berlaku hingga 5 tahun mendatang tersebut, dilakukan di Senat FATEK pada Jumat (01/03).

Dalam sambutannya, Dr Ir H Zakir Sabara HW ST MT  IPM ASEAN Eng, Dekan Fakultas FTI UMI, mengungkapkan bahwa mereka telah membuka program tersebut di UMI sejak di keluarkannya Undang-Undang (UU) 2014, Tentang Keinsinyuran.

Dengan segala tantangan, bahkan cibiran dari internal, FTI tetap optimis membuka program tersebut pada 2014. Sehingga menjadikan UMI sebagai universitas pertama dan juga satu-satunya universitas di Indonesia Timur yang memiliki program insinyur.

“Kami optimis bahwa suatu saat tidak akan ada yang mau kuliah di Fakultas Teknik kalau tidak ada program insinyur, sama seperti Farmasi yang kalau tidak ada program apotekernya,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Rektor UNTAD, Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS, mengatakan program insinyur tersebut tidak hanya untuk FATEK, tetapi semua fakultas keteknikan di UNTAD.

“Program ini akan berlaku untuk semua fakultas keteknikan yang ada di UNTAD seperti kehutanan, pertanian, peternakan dan perikanan,” ujar Prof Basir.

Pada kesempatan tersebut ia sangat berterima kasih kepada UMI yang telah peduli dan bersediah membantu UNTAD untuk pengembangan pengetahuan dan Sumber Daya Manusia (SDM).

“UNTAD patut bangga dan berbahagia, karena ini adalah langkah awal,  yang insya Allah akan membawa nilai-nilai perubahan untuk pencapaian ke depan,” terangnya.

Ia pun berterima kasih kepada dekan Fatek, Prof Dr Amar ST MT, yang selama 6 bulan belakangan, sangat gencar memperkenalkan program insinyur yang ada di UMI. Ia berharap agar kerjasama tersebut dapat terus berlangsung.

“Saya berharap Rektor terpilih nanti, dapat melanjutkan program kerjasama ini. Saya pun berharap, UMI melalui fakultas teknik industri dapat membimbing kami dalam mengembangkan program ini,” harapnya. Vv