Siapkan Mahasiswa Hadapi Revolusi Industri 4.0 ketua ABKIN Sambangi Untad dalam Kuliah Umum Prodi BK

Keterangan Foto: penyampaian materi peran konselor oleh ketua ABKIN, Dr Muh. Farozin M.Pd (Foto: Dok Panitia)

Guna mempersiapkan konselor-konselor handal, Prodi Bimbingan dan Konseling (BK) mengenalkan peran konselor di era industri 4.0 sejak dini kepada mahasiswanya. Kuliah umum yang diisi ketua Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonsia (ABKIN) tersebut berlangsung di aula FMIPA UNTAD, pada Rabu (27/02).

Ketua prodi BK, Dr Muh Mansyur Thalib MPd mengungkapkan bahwa momentum kedatangan pengurus ABKIN pusat ke Sulawesi Tengah (SULTENG), mengingat mereka baru saja menjalin kerjasama.

“Kedatangan utama mereka memang untuk melakukan pelatihan guru-guru Bimbingan dan Konseling dan membagikan bantuan tas kepada siswa-siswa di sekolah. Namun, karena melibatkan dosen-dosen dan beberapa mahasiswa BK, kenapa tidak kita manfaatkan kesempatan ini. Apalagi kegiatan ini merupakan kerjasama pertama antara prodi BK dan ABKIN,” ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa selain untuk menambah wawasan mahasiswa tentang bagaimana peran mereka di era reformasi industi 4.0, kegiatan tersebut juga untuk memperkenalkan ABKIN kepada mahasiswa.

Ia menjelaskan bahwa di era yang penuh teknologi ini merupakan tantangan besar karena banyak pekerjaan manusia yang diambil alih oleh mesin.

“Perlu upaya mensiasati agar mahasiswa BK mampu menyesuaikan diri dengan kondisi seperti itu. Olehnya lebih awal, kami kenalkan posisi-posisi dan peran mereka,” jelasnya.

Ia berharap agar mahasiswanya benar-benar lebih siap untuk menghadapi tantangan besar di era reformasi industri 4.0 yang merupakan era digitalisasi tersebut.

Untuk mengetahui peran konselor, perlu juga untuk mengetahui objek kerja dari konselor tersebut.

“Kalau misalnya siswa sudah memiliki pengetahuan tentang teknologi, ya peran konselor harusnya menjaga, mendampingi dan memberikan informasi bagaimana pemanfaatan alat ini, kita harus perhatikan penggunaanya, itu dari segi peserta didik,” jelas Dr Muh Farozin MPd selaku pemateri.

Pemateri yang juga merupakan ketua ABKIN, tersebut mengatakan bukan hanya pada siswa, tapi pada instansinya, konselor juga harus mengambil peran.

“Kalau konselor dari segi sebagai tenaga profesional di lembaga itu, dia lebih akan berupaya bagaimana sekolah tersebut bisa memberikan supporting, agar menyediakan fasilitas pembelajaran bagi peserta didik dalam upaya memberikan rasa nyaman di sekolah itu,” terangnya.

Ia berharap agar para calon konselor mampu juga mampu untuk menguasai teknologi sehingga dapat menjalankan perannya saat menjadi konselor dalam era ini.

“Mereka harus memiliki kompetensi secara utuh dan bisa mengaktualisasikan ini, serta memiliki kemampuan untuk paham tentang teknologi, memanfaatkan teknologi dan layanan berbasis teknologi,” harapnya. Vv

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here