Kongres Akbar FISIP, Mahasiswa Ajukan UKM Baru

Ket. Foto: suasana pembukaan kongres (Foto: Nabila/MT)

(Selasa, 5/03) – Lembaga Parlemen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  (FISIP) menggelar Kongres akbar bertemakan “Regenerasi Lembaga Kemahasiswaan yang lebih progresif dalam lingkup FISIP”. Bertempat di Gedung Senat FISIP, kegiatan pembukaan kongres dihadiri oleh delegasi dari tiap-tiap lembaga, baik himpunan maupun UKM se-FISIP dan beberapa mahasiswa FISIP itu sendiri. Kegiatan dibuka langsung oleh Dr Intam Kurnia selaku wakil dekan bidang kemahasiswaan.

Dalam pembukaan, Dr intam menyampaikan harapannya kepada siapapun ketua parlemen yang akan terpilih nantinya untuk membawa FISIP ke arah yang lebih baik.

“Alhamdulillah mulai hari ini kalian akan mencari  pemimpin untuk membawa pada perubahan FISIP yang lebih baik,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Dr intam berjanji kepada siapapun nantinya yang akan memimpin baik di BEM maupun Parlemen FISIP, akan ada perjalanan/tour ke beberapa Universitas-universitas besar untuk mempelajari cara-cara mereka dalam berorganisasi.

“Ibu akan membawa siapapun ketua yang nanti akan terpilih ke Universitas Indonesia dan Universitas Mercubuana untuk melihat bagaimana pengelolaan kelembagaan disana,” tambahnya.

Kongres akbar ini sendiri adalah kegiatan yang mewadahi seluruh lembaga di FISIP, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP untuk bertanggungjawab terhadap apa-apa saja yang telah dilakukan selama kepengurusan kemarin. Di dalam kongres ini, juga akan diadakan pemilihan ketua parlemen yang akan memimpin pada masa kepengurusan 2019-2020.

Rahmat Aziz, selaku ketua penyelenggara kongres menjelaskan bahwa pemilihan ketua parlemen berdasarkan suara dari tiap-tiap delegasi HMJ maupun UKM, yakni masing-masing sebanyak 3 orang. Persyaratan yang paling diutamakan untuk naik sebagai ketua yakni telah mengikuti pelatihan Depsa dan memiliki sertifikat Depsa.

Total HMJ di FISIP ada 5 dari masing-masing prodi dan 8 UKM se FISIP yang nanti akan mendeklarasikan masing-masing organisasinya.

“Yang mendapat undangan untuk kongres hari ini adalah dari 5 HMJ dan 8 UKM, UKOF, Kaktus, Mapala Santigi, MPM Al-jihad, Elsam, PMK, SPOT dan Onair. Dan untuk syarat menjadi ketua umum parlemen yang peling diutamakan adalah pernh mengikuti Depsa,” jelasnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa beberapa Mahasiswa FISIP mengajukan adanya UKM baru bernama Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang akan melakukan konsolidasi dan dukungan dari UKM lainya untuk mendirikan Lembaga tersebut di lingkungan FISIP.

“Untuk LPM sendiri, karena lembaga ini sempat vakum, jadi mereka lakukan konsolidasi terhadap UKM lainya supaya ada pengakuan untuk itu,” tambahnya. NB