IO Sosialisasikan Program Beasiswa & PPAN

Keterangan Foto: suasana sosialisasi Program Beasiswa (Foto: Humas Untad)

Agar lebih mendekatkan mahasiswa dengan informasi seputar beasiswa dalam dan luar negeri, International Office (IO) Untad bekerjasama dengan Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) menggelar “ Sosialisasi Beasiswa Dalam & Luar Negeri – Roadshow Pertukaran Pemuda Antar Negara dan Kapal Pemuda Nusantara”, pada Rabu (20/03) di Media Center Lantai II.

Dalam sambutannya, Prof Dr Sutarman Yodo SH MH selaku Wakil Rektor Bidang Akademik mengapresiasi Prof Dr Ir Marsetyo MScAg PhD selaku Kepala IO Untad dan tim yang telah menyelenggarakan sosialisasi, untuk memotivasi Mahasiswa agar semakin bersemangat dan giat belajar di dalam dan luar negeri melalui program Beasiswa dan Pertukaran Pemuda.

“Ini merupakan kegiatan yang penting yang diselenggarakan tiap tahun karena masih banyak informasi yang belum diketahui oleh Mahasiswa kita. Berkesempatan mendapatkan beasiswa dan pertukaran pemuda tentu menjadi sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Khusus Program Kapal Pemuda Nusantara, setiap mahasiswa yang berkesempatan mendapatkan program tersebut, maka akan dikonversikan sebagai kegiatan KKN nya. Jadi setiap Mahasiswa telah terpilih di dalam program tersebut, tidak perlu lagi mengikuti KKN dan cukup menunjukan sertifikat tanda telah selesai mengikuti program kapal nusantara,” papar Prof Sutarman.

Sosialisasi ini turut menghadirkan 7 narasumber yang telah mendapatkan Beasiswa Dalam & Luar Negeri dan Program Pertukaran Pemuda Antar Negara diantaranya; Mukrim MEd PhD (Beasiswa S2 di New Zealand dan S3 di Inggris), Novi Irmawati Inda PhD (Beasiswa S3 di Jepang), Firmansyah SSi MSc (Mendapatkan Beasiswa S2 di UGM, Jogjakarta), Agung Dermawan (ASEAN_India Student Exchange Programme), Iyut Yulistya (Australia Youth Exchange Programme), Rifaldi (Korea Youth Exchange Programme), dan Fathur Abizar (Kapal Pemuda Nusantara).

Mukrim MEd PhD yang juga merupakan dosen Bahasa Inggris FKIP Untad, memaparkan dalam materinya beberapa program pemberi beasiswa diantaranya seperti New Zealand Asean Scholarship Awards, Australia Awards, Stuned, Fullbright dsb. Ia memberikan beberapa tips untuk bisa mendapatkan beasiswa luar negeri.

“Jika Mahasiswa ingin mendapatkan beasiswa diluar negeri, usahakan untuk memiliki nilai toefl atau IELST yang memenuhi syarat. Saat ini kalian bisa belajar melalui youtube yang tentu saja semakin memudahkan jika dibandingkan dengan era saya dahulu. Selain itu, jangan mudah menyerah jika gagal beberapa kali saat mencoba. Begitu banyak mahasiswa yang saya kenal dulu gagal berkali-kali, tapi kini sudah belajar S2 di Amerika,” ujar Mukrim. AA

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here