Kelas Bahasa Inggris, MPM Al-Jihad Aktifkan English Day

Keterangan Foto : Peserta kelas Bahasa Inggris saat menerima materi dari Imam Indrawan (Foto: dok. MPM Al-Jihad)

Mahasiswa Pecinta Mushollah (MPM) Al-Jihad, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako (FISIP Untad), aktifkan english day setiap Kamis. Hal ini merupakan bentuk follow up dari kelas Bahasa Inggris yang dilaksanakan pada Senin (10/03), di Sekretariat MPM AL-Jihad.

Dengan menghadirkan Imam Indrawan SH, salah seorang instruktur di Gorengan English Club (GEC), kelas Bahasa Inggris tersebut tidak hanya diikuti pengurus MPM Al-Jihad, melainkan terbuka untuk seluruh mahasiswa FISIP.

Menurut Rina Wulandari, selaku koordinator Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) MPM Al-Jihad, dan Penanggungjawab Kelas Bahasa Inggris mengatakan, kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi antar mahasiswa FISIP, juga menjadi cikal bakal english day bagi kader dan pengurus MPM Al-Jihad.

English Day akan diselenggarakan setiap hari kamis untuk kader Al-Jihad. Sehingga, di hari itu, seluruh pengurus dan kader MPM Al-Jihad wajib menggunakan Bahasa Inggris di setiap aktivitasnya. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk follow up dari kelas bahasa, dan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris kami,” tutur Rina.

Lebih lanjut, Rina menyampaikan kelas Bahasa Inggris tersebut cukup diminati peserta. Karena konsep yang diusung pengurus, serta metode penyampaian pemateri, terbilang menarik, sehingga peserta termotivasi berbahasa Inggris.

“Dalam kelas bahasa ini dibuat dengan konsep yang kece, dan menarik. Terlebih pemateri juga menyampaikan dengan metode yang tak kalah menarik pula, dan seru pastinya. Sehingga peserta nyaman dan senang dalam berbahasa Inggris. Peserta juga semakin berminat mengikuti kelas ini, dan meminta kelas bahasa berkelanjutan,” jelas Rina.

Sementara itu, Andi Wahyudi selaku ketua Umum MPM AL-Jihad, sangat mendukung kegiatan kelas bahasa ini, dan berharap dapat menjadi wadah yang bermanfaat bagi seluruh mahasiswa yang  mau belajar.

“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Semoga kelas bahasa ini bisa terus berlanjut dan terus memberi manfaat kepada teman-teman, bukan hanya bagi lembaga dakwah tapi semua kalangan mahasiswa,” harap Andi. RR