Mahasiswa Internasional di Untad Berbagi Kesan Usai Selesaikan Studi S1 Di Untad

Keterangan Foto: Ke-5 mahasiswa Internasional berpose usai diwisuda (Foto: dok. International Office Untad)

Pada kesempatan Wisuda ke – 96 yang lalu, lima Mahasiswa Internasional asal Thailand dan Vietnam telah menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Tadulako, dan mengikuti Wisuda pada hari Kamis (28/03). Kelima Mahasiswa tersebut diantaranya Suraina Somnuek dan Areeya Milehman  (Kimia, FKIP) yang menyelesaikan studi selama 3 tahun 8 bulan 21 hari, bersama Doan Phi Long & Pham Heu Nhat Jurusan Pend. Bahasa Indonesia, serta Le Anh Thu (Ilmu Komunikasi, FISIP) dengan masa studi 3 tahun 6 bulan 20 Hari.

Ditemui di International Office Universitas Tadulako (IO Untad) usai acara wsuda, Dua Mahasiswa asal Thailand, Suraina dan Areeya, menuturkan rasa bahagianya dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh Dosen dan sahabat yang telah membimbing dan membantunya dalam proses perkuliahan.

” Kami berdua banyak mendapatkan dukungan dari para Dosen selama berkuliah di Untad. Selain itu, kami juga banyak mendapatkan teman yang baik dan membantu kami selama belajar berbahasa Indonesia. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang besar untuk seluruh keluarga besar Universitas Tadulako,” tutur Suraina.

Dalam kesempatan tersebut, Ketiga Mahasiswa asal Vietnam turut mengungkapkan bahwa Universitas Tadulako merupakan Perguruan Tinggi yang baik secara fasilitas belajar dan suasana sehingga pengalaman belajar Bahasa Indonesia di Untad merupakan pengalaman yang berharga.

“Saya belajar di Untad murni karena saya ingin belajar Bahasa Indonesia dan bukan untuk menjadi guru. Saya senang bisa belajar dan mempelajari budaya Indonesia di Universitas Tadulako,” ungkap Doan Phi Long.

Dikesempatan yang sama, Le Anh Thu – Mahasiswa asal Vietnam  memaparkan bahwa peristiwa gempa yang melanda kota Palu pada September 2018 yang lalu sempat menjeda proses studinya. Namun dibalik peristiwa tersebut, Le mengaku bahwa ada hikmah yang didapatkannya.

“Saat gempa terjadi, saya dan kawan-kawan asal Vietnam langsung di evakuasi ke Jakarta tepatnya di Kedutaan Vietnam untuk Indonesia dan sempat kembali ke Vietnam. Setelah kembali ke Palu lagi, saya pun mendapatkan tawaran untuk bekerja di ke Kedutaan Indonesia untuk Vietnam. Usai lulus dari Jurusan Komunikasi Untad, saya akan mencoba untuk mengambil kesempatan tersebut,” papar Le Anh Thu.

Selain itu, Areeya Milehman asal Thailand menuturkan tetap ingin melanjutkan pendidikannya di Indonesia. Khusus untuk Magister, ia akan melanjutkan pendidikannya di Universitas Muhammadiyah Malang. AA

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here