Sekprov Hidayat Lamakarate Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude

Keterangan Foto: Sekdaprov Moh Hidayat Lamakarate dalam sidang ujian (foto: Adrian/MT)

Selasa (12/03) – Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah (Sekdaprov Sulteng), Dr H Mohamad Hidayat Lamakarate MSi, resmi menyandang gelar Doktor dalam Ilmu Sosial Bidang Adminstrasi Publik. Gelar tersebut ia peroleh setelah menyelesaikan ujian terbuka di Gedung Media Center Universitas Tadulako (Untad), dengan judul disertasi: “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja, Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Aparatur di Lingkungan Provinsi Sulawesi Tengah”.

Dr Hidayat mendapatkan predikat cumlaude dengan nilai disertasi 89,83 dengan Indeks Prestasi (IP) 3,95 dan  Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98.

Dalam pemaparan Disertasinya, Hidayat Lamakarate menjelaskan bahwa dalam sebuah institusi maupun organisasi harus memiliki pemimpin yang kuat. Selain itu, sebuah institusi harus memiliki aparatur yang bekerja dengan baik agar unsur pemerintahan dapat berjalan dengan efisien .

“Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja aparatur yaitu faktor kepemimpinan transformasional, motivasi kerja, dan pendidikan secara parsial maupun stimultan yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja aparatur di lingkungan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” jelasnya di hadapan tim penguji dan penonton.

Dalam kesempatan yang sama, Dr Hidayat Lamakarate menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya yang telah membesarkannya sehingga beliau mampu menempu pendidikan hingga ke jenjang pendidikan S3. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Drs H Longki Djanggola, Istrinya, Hj Winiar Ratana Kamdani SE dan anak-anaknya.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung saya terutama kepada kedua orang tua saya, kepada istri dan anak-anak saya yang selalu memberikan dukungan kepada saya dan kepada bapak Gubenur Drs H Longki Djonggala yang sudah memberikan kesempatan kepada saya dalam menempuh pendidikan,” tuturnya.

Dalam akhir penjelasannya, Hidayat Lamakarate juga memberikan motivasi kepada rekan-rekan seangkatannya agar mempergunakan waktu sebaik-baiknya dalam menyelesaikan proses program studi Doktoral Ilmu sosial.

“Buat rekan-rekan saya kiranya bisa cepat-cepat menyelesaikan studi doktoral, dan tidak menyia-nyiakan waktu dengan beralasan tidak ada waktu luang. Harusnya bagaimana caranya agar dapat meluangkan waktu dalam menyelesaikan pendidikan,” sambung beliau.

Sekdaprov mengungkapkan kalau dalam masa studinya beliau selalu termotivasi dan teringat oleh pesan dari Almarhum Ayahandanya H Baso Lamakarate.

“Ayah saya selalu berpesan, biarlah dirinya saja yang hanya merasakan pendidikan pada tingkat sarjana muda, yang penting anak-anaknya harus mengenyam pendidikan setinggi-tingginya,” tuturnya.

Dalam sidang Disertasinya, hadir Prof Dr Ir Alam Anshary M Si sebagai pemimpin sidang, Dr Nawawi Natsir MSi (Sekertaris), Dr Muhammad Nur Ali MSi (Promotor Internal), Prof Dr KH Zainal Abidin M Ag (Promotor Eksternal) serta Tim Promotor Prof Dr Ir H Muh Basir Cyio SE MS dan Tim Oponen Dr Abdul Rivai M Si.

Promotor Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS dalam pengarahannya mengungkapkan selama proses studi berlangsung H Hidayat Lamakarate mampu memposisikan diri sebagai mahasiswa baik itu dalam perkuliahan, pengurusan proposal dan ujian semuanya dilakukan dengan baik sesuai petunjuk dari dosen.

“Sepengetahuan tim promotor Selama melakukan interaksi baik interaksi sosial maupun akademik hidayat mampu memposisikan diri sebagai mahasiswa sejati, beliau sangat menaati aturan-aturan akademik,” jelas Prof Basir.

Prof Basir Cyio juga menuturkan kalau selama proses Disertasi, Dr Hidayat Masih berkenan mendengarkan masukan-masukan dari akademisi yang mengawal Disertasi beliau.

“Selama proses disertasi beliau selalu berkenan dalam menerima masukan-masukan dari akademisi, dan saya yakin selama sidang berlangsung Hidayat Lamakarate sangat memahami betul disertasi yang dibawakannya,” sambungnya.

Sebagai salah satu bentuk kepemimpinan transformasional, Promotor Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS juga menyampaikan, bahwa seorang birokrat yang memiliki ilmu kepemimpinan dan berpendidikan tinggi harus berbeda dengan Doktoral lainnya.

“Harus ada yang menjadi pembeda, dan mengalami perubahan yang positif. Kalau tidak ada perubahan berarti belum berhasil sabagai seorang pemimpin yang memiliki pendidikan tinggi,” pungkas Prof Basir.

Dilansir dari Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Moh Hidayat Lamakarate lahir di Palu pada tanggal 8 Oktober 1970, dan mengemban karir di dunia birokrasi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Golongan IIA, dan saat ini mencapai puncak karir PNS di pemerintahan daerah sebagai sekedaprov Sulawesi Tengah.

Dr Hidayat meniti karir di Pemerintahan Kota Palu mulai dari jabatan camat, sekertaris DPRD, kemudian menjabat pelaksana tugas Bupati Banggai Laut dan pelaksana tugas Wali Kota Palu hingga akhirnya menjadi staf ahli gubernur kemudian mencapai puncak karir tertinngi birokrasi selaku Sekdaprov dalam setahun terakhir. Adr