Hj Harningsih Resmi Jadi Ketua Dharma Wanita Persatuan

Keterangan Foto: Hj Fadhliah Ssos MSi (kiri) dan Dra Hj Harningsih Sumar (kanan) (Foto: Ryan Muhammad, S.Ak/Humas)

 

Hj Fadhliah Ssos MSi, selesaikan tugasnya sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan Universitas Tadulako (DWP Untad) periode 2015-2019, dan dilanjutkan oleh Dra Hj Harningsih Sumar Periode 2019-2023. Pergantian ketua DWP tersebut diagendakan dalam “Serah Terima Jabatan Penasehat dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Universitas Tadulako” yang dirangkaikan dengan Puncak Peringatan Hari Kartini, pada Kamis (02/05) bertempat di Lt. 2 Gedung Media Center Untad.

Dalam acara tersebut, Ketua DWP Untad, HJ Harningsih menghaturkan rasa terima kasih banyak, atas kepercayaan pengurus dan anggota DWP Untad padanya. Mengambil spirit Raden Ajeng Kartini, dalam menyampaiannya, Hj Harningsih mengajak seluruh pengurus dan anggota DWP Untad untuk saling mendukung dan bekerjasama membangun DWP Untad melalui program kerja.

“Kita baru saja melewati 21 April dimana Wanita Hebat Indonesia, Raden Ajeng Kartini, yang telah memperjuangkan pendidikan kaum perempuan, sehingga melalui perjuangannya, kaum wanita menjadi terangkat harkat dan martabatnya. Hari ini pun merupakan hari pertama saya dipercayakan sebagai Ketua Dharma Wanita Untad  periode 2019-2023. Melalui kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih banyak karena telah dipercayakan untuk mengemban tugas tersebut. Meskipun bukan dari kalangan akademisi (Ibu Rumah Tangga), kepercayaan dari Ibu-Ibu Dosen yang berasal dari perwakilan seluruh Fakultas merupakan bentuk kerjasama tim secara keseluruhan. Oleh karena itu, saya memohon dukungannya dan partisipasi aktif agar kita dapat bersama-sama membangun Dharma Wanita Untad ini melalui program-program sosial ke depannya dengan baik dan maksimal,” tutur Hj Harningsih.

Ketua DWP Untad juga mengucapkan terima kasih pada ketua DWP sebelumnya yang telah menginspirasi dan membawa DWP dengan program-program yang menarik. “Tak lupa, terima kasih banyak pada Ibu Hj Fadliah Basir yang telah membawa DWP selama 2 periode, dengan program-program yang luar biasa,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS menyampaikan refleksi kaum perempuan di era mileneal sebagaimana yang perempuan penuh inspirasi, R.A Kartini. Penyampainnya terangkum dengan judul Perjuangan Kaum Ibu Penentu Generasi Muda.

Dalam materinya, Prof Basir menyampaikan bahwa kaum ibu adalah peluruh yang mampu menembus dinding kehidupan. Karena kaum ibu menjalani segala godaan, cobaan, dan rintangan dari hati dan menghasilkan cinta.

“Era sekarang, sebagaimana perjuangan R.A Kartini, kaum perempuan telah menjadi penentu masa depan, termasuk masa depan suami dan anak-anaknya. Insya Allah ibu-ibu menjadi Kartini yang dapat kehidupan anak millenial dan kokoh berada di era revolusi industri 4.0,” ujar Prof Basir. ikr

- A word from our sponsor -

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here