Kuliah Umum Pendidikan Kimia: Tidak hanya belajar, Mahasiswa juga diharapkan meneliti

Progam Studi (Prodi) Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Tadulako (Untad), melaksanakan Kuliah Tamu mengusung tema “The Role of Research in Teaching and Learning”, di gedung Theater Room, pada Jumat (17/05).

Dalam pembukaannya, dekan FKIP Untad Dr Ansyari Syafar MSc berharap kegiatan kuliah tamu yang dilaksanakan mampu memberikan inspirasi serta wawasan yang lebih terkait dengan penelitian dan scientific writing.

“Melalui kegiatan ini saya berharap agar peserta kegiatan mendapat keuntungan di bidang scientific writing, serta membuka wawasana dalam kegiatan-kegiatan akademik khususnya terkait dengan penelitian, karena dunia akademik di bangun dari hasil penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif,” jelas dekan FKIP Untad.

Ket. Foto: Foto bersama pemateri, Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP Untad, Wakil dekan Bidang Umum dan Keuangan FKIP Untad dan Dosen-dosen jurusan Pendidikan MIPA. (Dok. Humas FKIP)

Ketua panitia kegiatan Dr Paulus Engki Abram menjelaskan kalau peserta dari kegiatan ini adalah mahasiswa serta dosen FKIP.

“Peserta kegiatan ini adalah mahasiswa dari prodi Kimia dari angkatan 2016, 2017 juga 2018 dan beberapa pro lainnya seperti prodi bahasa Inggris, serta dosen-dosen FKIP dari jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,” ungkapnya.

Prof Clovia Holdsworth selaku pemateri dari University of Newcastle, Australia menjelaskan sebagai bagian dari fakultas keguruan dan bagian dari program studi yang mempelajari tentang sains, mahasiswa maupun pengajar diharapkan tidak hanya mengajar tetapi juga meneliti.

“Beberapa hal yang harus dilakukan dalam mengaitkan kegiatan belajar dan mengajar dengan penelitian adalah, membangun kelompok kecil, melibatkan pelajar, dan memasukan penelitian dalam pembelajaran,” jelas Prof Clovia Holdsworth.

Beliau menambahkan Sebagai calon peneliti pastinya akan menemui banyak tantangan dalam baik dari perkembangan revolusi industri maupun perubahan model calon pengajar sains.

“Tantangan tentunya akan selalu ada, sebagai calon peneliti kita harus siap dalam menghadapi segala tuntutan, apalagi di sini peran kita tidak hanya sebagai calon peneliti tetapi juga calon pengajar dan pendidik,” tambahnya.

Sebagai penutup beliau berharap agar peserta yang dapat hadir dalam seminar ini mampu untuk melakukan penelitian, walaupun masih dalam lingkup yang sederhana dan Untad dapat menghasilkan banyak peneliti untuk masa depan. Adr